Rizky Dwi Febrianto : Dari Tim Kampung Hingga Timnas Indonesia

1136 views

Rizky Dwi Febrianto saat mengikuti seleksi timnas U-22 © istimewa

Bolamadura.com – Nama Rizky Dwi  Febrianto tak setenar sepupunya Bayu Gatra Sanggiawan, namun pemain kelahiran Jember, Jawa Timur mulai menarik hati para penggemar sepak bola di Indonesia, khususnya di Pulau Madura.

Rizky Dwi Febrianto adalah gelandang Madura United, pemain yang genap berusia 21 tahun pada 30 Nopember 2017 ini, semula hanyalah pemain sepak bola di salah satu klub di kampung halamannya yakni Tunas Remaja.

Namun setelah itu, Rizky bergabung dengan salah satu klub amatir di Jember yakni Jember United dan bermain di Piala Soeratin. Di klub ini ia mampu menorehkan prestasi dengan membawa Jember United sebagai juara Piala Soeratin 2014.

Setelah mencoba peruntungan bersama klub amatir, Rizky kemudian bergabung dengan klub professional yang berbasis di Kabupaten Pamekasan yakni Persepam Madura Utama yang bermain untuk Indonesia Soccer Championship (ISC) B 2016.

Di klub ini, Rizky yang semula hanya bermain di klub kampung dan liga amatir mulai merasakan atmosfer liga profesional, ia sering dipercaya turun sebagai starter oleh Jaya Hartono, pelatih Persepam kala itu. Namun di pertengahan musim ia jarang mendapat kesempatan.

Perjalanannya menuju kasta tertinggi sepak bola Indonesia berawal saat Rizky berpartisipasi dalam laga persahabatan antara Madura United melawan tim yang membesarkannya, Tunas Remaja sebagai hadiah pernikahan Bayu Gatra dan Venty Pratiwi.

Saat itu, Rizky sedang menikmati libur kompetisi setelah berakhirnya kompetisi Liga 1 dan Liga 2, bersama Bayu Gatra ia bermain untuk Tunas Remaja di Stadion Glagawero, Kalisat, Jember yang sedang ditantang Madura United.

Namun pertandingan itu rupanya menjadi hari keberuntungan bagi Rizky, sebab manajemen dan tim pelatih Madura United terpikat dengan kemampuan pemain kelahiran 1996 itu dan mengajaknya dalam uji coba melawan Persewangi Banyuwangi.

Ia kemudian dibawa dalam pemusatan latihan yang dilakukan oleh Laskar Sapeh Kerrab di Kota Batu, Kesempatannya untuk berseragam Madura United diperkuat dengan adanya regulasi yang mewajibkan semua klub Liga 1 diperkuat pemain U-22,

Sepulang dari Batu, Rizky kemudian merasakan ketatnya persaingan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia setelah Madura United berpartisipasi dalam turnamen pra musim yakni Piala Presiden 2017 yang kebetulan Pamekasan jadi tuan rumah.

Dalam gelaran Piala Presiden tersebut, skill ciamik Rizky menarik perhatian tim pelatih timnas Indonesia U-22 yang dikomandani oleh Luis Milla. Sehingga Rikzy diberi kesempatan untuk mengikuti seleksi timnas bersama Evan Dimas dan lainnya.

Meski ia tidak masuk dalam daftar pemain timnas U-22 yang disiapkan dalam rangkaian uji coba, Rizky masih berpeluang memperkuat Garuda Muda pada Sea Games 2017 di Kuala Lumpur. Sebab pemain yang lolos seleksi posisinya belum aman.(fat/mea)

Madura United Rizky Dwi Febrianto Timnas