Bolamadura.com

Terkini

Inilah 4 Tim Besar yang Terlempar dari Persaingan ISC B 2016

Ilustrasi © harianbernas.com

Ilustrasi © harianbernas.com

Bolamadura.com – Babak 16 besar Indonesia Soccer Championship (ISC) B 2016 sudah selesai, sebanyak 8 tim berhak melanjutkan ke babak berikutnya, sementara 8 tim lainnya harus angkat koper dari ISC B.

Dari 8 tim yang gagal lolos, 4 tim diantaranya merupakan tim besar dan sudah malang melintang di kancah sepak bola tanah air. Bahkan beberapa pernah menikmati atmosfer kasta tertinggi liga Indonesia.

Berikut 4 tim besar yang gagal lolos ke babak 8 besar ISC B 2016 :

1. PSIM Yogyakarta

PSIM Yogyakarta merupakan tim yang berhome base di Yogyakarta. Pada babak 16 besar ISC B ia menghuni grup A bersama dengan Perssu Sumenep, PSCS Cilacap, dan Persiraja Banda Aceh.

PSIM gagal lolos setelah finish di posisi ketiga klasemen akhir Grup A dengan total 7 poin. Hasil itu juga karena tim yang berhome base di Stadion Mandala Krida tersebut gagal menjamu Perssu karena tidak mendapat izin.

2. Persepam Madura Utama

Persepam Madura Utama atau Persepam MU merupakan tim asal Pamekasan yang menghuni grup B ISC 2016 bersama klub-klub besar juga seperti PSS Sleman, Persita Tanggerang dan Kalteng Putra FC.

Persepam MU adalah tim yang sudah malang melintang di kompetisi sepak bola dan sempat mencicipi panasnya kompetisi Indonesia Super League. Namun Persepam gagal ke 8 besar setelah finish di posisi ketiga Grup B.

3. Persik Kediri

Persik Kediri harus bernasib sama dengan Persepam MU setelah finish di posisi ketiga grup C ISC B 2016. Padahal Persik merupakan salah satu tim yang cukup layak melaju ke babak 8 besar.

Dalam perjalanannya di babak penyisihan grup ISC, tim berjuluk Macan Putih tersebut juga tidak pernah kalah dan keluar sebagai juara Grup 6. Namun rupanya perjalanan Persik di babak 16 besar tidak semulus di penyisihan.

4. PSIS Semarang

PSIS Semarang merupakan tim yang berhome base di Stadion Jatidiri Semarang, PSIS gagal lolos setelah menutup persaingan di grup D ISC B 2016 di posisi ketiga klasemen dengan mengoleksi 8 poin.

Padahal PSIS merupakan salah satu tim yang pernah menjuarai Divisi Utama Liga Indonesia pada Tahun 1999. Ia kalah bersaing dengan PSPS Pekanbaru dan Persekap Pasuruan yang berhak melaju ke babak berikutnya.(Bm-01)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top