50 menteri Pakistan ‘menghilang’ beberapa hari sebelum mosi tidak percaya terhadap Perdana Menteri Imran Khan: laporkan | berita Dunia

Sedangkan gerakan celaan terhadap Perdana Menteri Pakistan Imran Khan semakin dekat, setidaknya 50 menteri dari partai Tehreek-e-Insaaf yang berkuasa di Pakistan tidak terlihat di depan umum, media Pak melaporkan. Lebih dari 50 menteri federal dan provinsi tidak terlihat di ruang publik, The Express Tribune melaporkan.

Dari menteri yang hilang itu, 25 adalah penasihat federal dan provinsi dan asisten khusus, sementara empat di antaranya adalah menteri negara bagian, empat penasihat dan 19 asisten khusus, menurut The Express Tribune mengutip sumber.

Namun, di tingkat federal, Perdana Menteri Pakistan Imran Khan masih mendapat dukungan dari para menterinya. Menteri Luar Negeri Pakistan Shah Mehmood Qureshi, Menteri Penerangan Fawad Chaudhry, Menteri Energi Hammad Azhar, Menteri Pertahanan Pervez Khattak dan Menteri Dalam Negeri Sheikh Rasheed termasuk di antara menteri yang terus membela Perdana Menteri Pakistan.

Membaca: Perdana Menteri Pakistan Imran Khan berpegang teguh pada sedotan untuk menyelamatkan pemerintahannya

Sementara itu, setelah mosi tidak percaya terhadap Khan ditunda hingga 28 Maret, Pakistan Tehreek-e-Insaf meningkatkan upayanya untuk merayu sekutunya. Delegasi dari Gerakan Muttahida Qaumi-Pakistan (MQM-P) diperkirakan akan mengadakan pertemuan dengan Perdana Menteri Pakistan hari ini, ARY News melaporkan mengutip sumber.

Perkembangan itu terjadi setelah Menteri Luar Negeri Pakistan Shah Mahmood Qureshi kemarin menghubungi dua sekutu utama PTI yang berkuasa, Gerakan Muttahida Qaumi (MQM) dan Liga Muslim Pakistan-Quaid (PML-Q).

Shah Mahmood Qureshi bersama Asad Umar dan Pervaiz Khattak bertemu dengan delegasi MQM. Qureshi juga melakukan percakapan telepon dengan pemimpin Liga Muslim Pakistan (Q) Chaudhry Pervaiz Elahi.

Sebelumnya pada hari Kamis, para pemimpin PTI juga bertemu dengan Gerakan Muttahida Qaumi (MQM) untuk meyakinkan mereka agar sekutu kembali ke pemerintahan dan mendukung Perdana Menteri Pakistan di Majelis Nasional pada hari pemungutan suara.

READ  NASA terbaru menyinggung China dengan menyebut Taiwan sebagai negara

Majelis Nasional Pakistan memiliki total 342 anggota, dengan mayoritas 172. Koalisi yang dipimpin PTI dibentuk dengan dukungan 179 anggota, dengan PTI Imran Khan memiliki 155 anggota dan empat sekutu utama MQM-P, PML-Q, Balochistan Awami Party (BAP) dan Grand Democratic Alliance (GDA) masing-masing memiliki tujuh, lima, lima dan tiga anggota.

More from Casildo Jabbour
Jika Belarusia jatuh, Rusia berikutnya
MINSK, KOMPAS.com – Presiden Belarusia Alexander Lukashenko dengan tegas mengatakan dia tidak...
Read More
Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *