Anies Longgar PSBB dan IHSG mengancam pertarungan hari ini

Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pekan lalu naik 2,58% menjadi 5.052.663. Pasar Indonesia ini bangga dapat membukukan minggu yang sempurna, yaitu menguatkan diri selama 5 hari berturut-turut.

Undang-undang penciptaan lapangan kerja (UU Ciptaker) yang disahkan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Senin pekan lalu, menjadi pemicu penguatan IHSG di dalam negeri.

UU Ciptaker dinilai mampu memperbaiki iklim investasi di dalam negeri, sehingga dapat menarik arus modal yang signifikan.


Sementara dari luar negeri, harapan adanya stimulus fiskal di Amerika Serikat (AS), memicu penguatan Wall Street yang turut mengangkat pasar saham worldwide, termasuk IHSG. Pada perdagangan Jumat (10/9/2020) Wall Road kembali menguat, dan mengalami pekan terbaiknya sejak Agustus.

Kinerja Wall Avenue dipastikan menjadi sentimen positif bagi IHSG hari ini, Senin (10/12/2020).

Sementara dari dalam negeri, pembatasan sosial skala besar DKI Jakarta (PSBB) yang dilonggarkan berpotensi membawa IHSG ke puncak.
Pemprov DKI Jakarta telah memutuskan untuk secara bertahap mengurangi kebijakan pengereman darurat dan memasuki Pembatasan Sosial Transisi Skala Besar (PSBB) dengan ketentuan baru untuk dua minggu ke depan, 12-25 Oktober 2020.

Dalam peralihan PSBB ini, shopping mall diperbolehkan buka hingga pukul 21.00, dengan kapasitas pengunjung maksimal 50% pada hari-hari biasa sebelum PSBB atau sebelum pandemi virus corona. Restoran juga diperbolehkan untuk menyajikan makanan di situs atau makan malam di.

Selain itu, bioskop juga telah dibuka kembali dengan kapasitas penonton maksimal 25%.

Dengan demikian, saham emiten yang bergerak di bidang perdagangan eceran sekaligus emiten pengelola pusat perbelanjaan alias mal kini berpeluang menguat.
Namun, dia tetap harus mewaspadai aksi ambil untung karena penguatan yang kuat minggu lalu. Apalagi, beberapa bursa Asia dan Wall Street Futures pagi ini berada di zona merah.

READ  Sebagai seorang pemimpin, saya merasa gagal ...

Secara teknikal, IHSG bergerak menjauh dari degree “backbone” 5.000, sehingga mendorong penguatan.

Indikator stochastic pada everyday chart saat ini mulai memasuki zona overbought (overbought).

Grafik: IHSG Harian
Foto: Refinitiv

Stochastic adalah indikator utama, atau indikator yang memicu pergerakan harga. Saat stochastic mencapai wilayah tersebut overbought (di atas 80) atau oversold (di bawah 20), maka harga suatu instrumen memiliki kemungkinan untuk dibalik.

Sementara itu, indikator stochastic 1 jam juga telah berada di teritori overbought, oleh karena itu ada risiko koreksi.

jkseGrafik: IHGS 1 Jam
Foto: Refinitiv

Stage tersebut telah menguat hingga 5075 menjadi resistance terdekat, jika berhasil menembusnya IHSG berpeluang menguat hingga ke 5100. Tembus ke atas level tersebut akan membuka peluang penguatan ke arah tersebut. 5.163, atau 50% Fibonnaci retracement. Itu pergi dari tertinggi 6.414 pada September 2019 ke level terendah 3.911 tahun ini pada grafik harian.

Sedangkan assist terdekat berada di level 5.030, jika IHSG ditembus ada risiko koreksi di stage psikologis 5000. Koreksi akan semakin dalam di 4.970 jika stage psikologis tersebut ditembus.

TIM PENELITI CNBC INDONESIA

[Gambas:Video CNBC]

(pap / pap)


Written By
More from Faisal Hadi

Ada apa? Para astronom menyerukan PBB untuk melindungi langit malam dari satelit SpaceX

Suara.com – Konstelasi satelit Starlink yang diluncurkan SpaceX, lakukan ahli astronomi merasa...
Read More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *