AS, Indonesia berjanji untuk mempertahankan Laut China Selatan dalam “dialog strategis”

Oleh Doyinsola Oladipo dan David Brunnstrom

WASHINGTON (Reuters) – Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken pada Selasa mengumumkan peluncuran “dialog strategis” dengan Indonesia, dan Washington mengatakan kedua negara berjanji untuk bekerja sama dalam isu-isu seperti mempertahankan kebebasan navigasi di Laut China Selatan.

Pertemuan di Washington, Blinken dan Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi juga berjanji untuk bekerja sama melawan COVID-19 dan krisis iklim serta untuk memperkuat hubungan perdagangan dan ekonomi bilateral, kata Departemen Luar Negeri.

Indonesia adalah negara dan ekonomi terbesar dari 10 anggota Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN), sebuah blok yang dilihat Washington sebagai kunci upayanya untuk melawan pengaruh China yang berkembang di Asia.

Kedua belah pihak sepakat untuk membangun “kemitraan strategis” pada tahun 2015, tetapi Blinken mengatakan kepada wartawan sambil berdiri dengan Marsudi bahwa dialog baru benar-benar terlibat sekarang.

“Indonesia adalah mitra demokrasi yang kuat dari Amerika Serikat; kami bekerja sama di banyak bidang yang berbeda, ”katanya, seraya menambahkan bahwa Washington menghargai suara kuat Jakarta di ASEAN.

Marsudi mengatakan kepada Blinken bahwa kemitraan yang kuat dengan Indonesia akan menjadi “aset kunci untuk keterlibatan Anda yang berkembang di kawasan”.

Dia mengatakan Amerika Serikat adalah salah satu mitra penting ASEAN dalam menerapkan perspektif Indo-Pasifiknya.

“Harapan saya, dan pemerintah Indonesia, untuk memajukan hubungan bilateral dengan Amerika Serikat, dari kesehatan ke SDGs, dari pendidikan ke ekonomi dan seterusnya,” katanya menggunakan akronim untuk Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.

Pernyataan Departemen Luar Negeri pada pertemuan itu mengatakan dua tahap dibahas untuk pemulihan pandemi. Blinken mencatat bahwa Washington telah menyumbangkan 8 juta dosis vaksin ke Indonesia dan negara-negara tersebut juga bekerja sama dalam hal oksigen dan terapi.

READ  Levante Connection membawa Syahrian Abimanyu ke Johor Darul Takzim

Marsudi dan Blinken juga “menyatakan pandangan yang sama tentang keamanan maritim” dan berjanji untuk “mempertahankan kebebasan navigasi di Laut China Selatan dan melanjutkan kolaborasi dalam keamanan siber dan pencegahan kejahatan siber”, demikian siaran persnya.

Dia mengatakan Blinken memuji upaya Indonesia untuk mendukung negosiasi perdamaian di Afghanistan dan menekankan pentingnya menempatkan anggota ASEAN Myanmar kembali ke jalan menuju demokrasi.

Pada iklim, kedua belah pihak “membahas peluang bagi Indonesia untuk meningkatkan ambisi iklimnya,” katanya, tanpa rincian lebih lanjut.

Pembicaraan terjadi sebelum Blinken mengambil bagian dalam pertemuan virtual dengan ASEAN, yang beberapa di antaranya memiliki klaim yang bersaing di Laut China Selatan dengan China. Beijing menganggap hampir seluruh jalur air strategis sebagai miliknya dan telah memperkuat kekuatannya di sana.

Blinken bergabung dengan pertemuan seminggu dengan rekan-rekan regionalnya, sebagai bagian dari upaya AS untuk menunjukkan keseriusan dalam terlibat dengan Asia Tenggara untuk mendorong kembali China.

Murray Hiebert, pakar Asia Tenggara di Pusat Studi Strategis dan Internasional di Washington, mengatakan hanya ada sedikit waktu untuk mengembangkan perjanjian kemitraan strategis yang dicapai di bawah pemerintahan Obama sebelum pelantikan mantan Presiden Donald Trump.

“Perjanjian seperti ini bukan prioritas bagi pemerintahannya,” katanya tentang kesepakatan yang mencakup berbagai bidang, termasuk pertahanan, energi, dan hubungan ekonomi yang lebih luas.

“Memutus rincian di semua bidang ini akan memakan waktu dan akan membutuhkan perhatian besar dari pejabat senior dalam kebijakan luar negeri, pertahanan dan ekonomi.”

(Laporan oleh Doyinsola Oladipo, Daphne Psaledakis, Simon Lewis dan David Brunnstrom; Disunting oleh Chris Reese, Sandra Maler dan Dan Grebler)

Written By
More from Umair Aman
Mahasiswa NU Berjuang dengan Kesehatan Mental di Tengah Pembelajaran Virtual
Saat Fall Quarter berjalan lancar, siswa Northwestern menghadapi tekanan akademis di tengah...
Read More
Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *