Bisnis online menunjukkan tanda-tanda pemulihan yang signifikan

Jakarta, Indonesia, 11 Mei 2021 / PRNewswire / – Mengikuti Tren Pemasaran Digital Saat Ini Untuk Bisnis Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Indonesia, PT Lender Rakyat Indonesia Tbk (BRI) (IDX: BBRI) melaporkan peningkatan sektor UMKM online hingga 34,1% pada triwulan I 2021. Perbaikan masif pada sektor UMKM di Indonesia tercermin dalam BRI Micro & SME Index (BMSI) Q1 2021.

Indeks Q1 UMKM 2021: Bisnis on the net menunjukkan tanda-tanda pemulihan yang signifikan

Indeks tersebut menunjukkan bahwa hanya 26,5% UMKM offline yang meningkatkan bisnis mereka dibandingkan dengan angka Q4 2020. Survei BMSI juga menemukan bahwa UMKM offline terpukul paling parah dalam tiga bulan terakhir, turun lebih dari 3,9% lebih tinggi daripada bisnis on the net menjadi 40,7%.

Pemasaran electronic memainkan peran penting dalam perkembangan UMKM on the webs sektor, diikuti oleh pertumbuhan ekonomi yang signifikan meskipun ada pandemi COVID-19. Strategi penjualan digital mendorong pelaku UMKM untuk menambah Setelah nilai produk mereka dan layanan itu pengusaha dengan strategi pemasaran langsung (offline), menurut Sekretaris Jenderal BIS Aestika Oryza Gunarto.

“Secara umum, aktivitas penjualan on the net pelaku UMKM lebih tinggi dibandingkan pelaku offline. Akibatnya, sebagian besar sektor usaha seperti pertanian, pengolahan dan pertambangan, optimistis mencapai hasil BMSI atau di atas ambang batas 100,” Gunarto kata.

Kuliah di atas 100 ditunjukkan Sebuah perkiraan ekonomi yang optimis untuk perusahaan di sektor ini. Angka BMSI juga menunjukkan bahwa wirausahawan yang melaksanakan aktivitas pemasaran dan bisnis on the internet memiliki kinerja yang lebih baik daripada mereka yang penting. strategi mereka hanya untuk penjualan offline.

Manufaktur dan pertanian adalah dua sektor utama yang mengalami pertumbuhan terkuat dalam hal UMKM on the web, lebih dari 100 ambang batas pada kuartal pertama 2021. Manufaktur proses terjadi menjadi 101,8 di BMSI untuk UMKM online, sedangkan itu sektor pertanian berada pada amount 101,2.

READ  Korban gempa di 78 orang tewas saat Indonesia bergulat dengan serangkaian bencana, pemerintahan dan ekonomi

Gunarto menambahkan: “Pelaku UMKM yang menerapkan strategi pemasaran on-line adalah menyadari hasil yang lebih optimis, setidaknya dalam tiga bulan ke depan. Digitalisasi telah memberikan yang terbaik pertunjukan pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan dan penjualan meningkat, sebagian besar didorong oleh strategi pemasaran online. “

Information Indeks kegiatan ekonomi (EBI) UMKM saat ini juga menunjukkan bisnis yang baik pertunjukan di Indonesia, dari 81,5 di kuartal keempat 2020 hingga 93. pada trimester pertama 2021. Peningkatan di segmen ini terutama dikaitkan kepada komunitas dan aktivitas operasi, seperti proses produksi, musim panen, dan relaksasi pinjaman-ke-nilai (LTV) di properti.

Angka indeks tersebut memicu tumbuhnya optimisme pelaku UMKM untuk tumbuh di T2 2021, dengan Indeks Harapan Aktivitas Bisnis (IEAB) di BMSI turun dari 105,4 menjadi 128,. Pelaku UMKM terus terang berpikir untuk meningkatkan bisnis pertunjukan dari situasi ekonomi makro secara keseluruhan, yaitu di peningkatan Indeks Sentimen Bisnis (BSI) sebesar 90,2 in K4 2020 hingga 115,5 in K1 2021.

Untuk informasi lebih lanjut kunjungi www.bri.co.id

SUMBER PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI)

Written By
More from Faisal Hadi

IHSG Diperkirakan Akan Menguat, Inilah Rekomendasi Saham Senin (30/11)

GAMBAR. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat ,41% menjadi 5.783,34 pada Jumat...
Read More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *