Cegah hoax, cara memeriksa sumber foto dan video viral

Jakarta, CNN Indonesia –

Hoaks menyebar dengan mudah melalui foto dan video virus melalui layanan media sosial dan pesan instan.

Namun, untuk mengetahui apakah video tersebut benar-benar terjadi baru-baru ini atau video yang lebih lama, perlu ditelusuri kapan video tersebut pertama kali disiarkan di Internet.

Founder Drone Emprit dan Media Kernels Indonesia, Ismail Fahmi membagikan tutorial cara mengecek foto dan video yang viral. Verifikasi sumber awal video dapat dilakukan melalui desktop atau dari smartphone.




“Misalnya, Anda mendapatkan video viral seperti di bawah ini. Bagaimana Anda tahu itu video baru atau video lama?” dia menulis.

Cara ini bisa digunakan untuk mengecek kapan video viral pertama kali muncul di internet. Dengan demikian, pengguna tidak mudah termakan hoax.

“Dengan begitu, Anda dapat memeriksa diri sendiri apakah seseorang membagikan video tersebut, apakah itu hoax, misinformasi, atau asli (benar). Selamat, Anda termasuk orang yang tidak mudah tertipu dengan hoax, ”terangnya.

Berikut adalah dua cara untuk memeriksa sumber teratas video viral di media sosial dan pesan instan.

Melalui kantor

1. Tangkapan layar jika konten berisi video

Anda perlu mengambil screenshot dari video tersebut, tetapi Anda tidak perlu lagi mengambil screenshot jika konten tersebut berisi foto.

“Pilih gambar yang sangat unik di video target dan kemudian tangkap, simpan ke file.
Misalnya ada bingkai orang yang membawa payung, atau ada tiang bendera di tengah keramaian. Makin unik makin bagus, ”kata Ismail.

2. Buka situs Yandex.com lalu masuk ke ‘Gambar’

3. Unggah file screenshot foto atau video, klik ikon kamera, lalu pilih “Select File”. Pilih file screenshot foto atau video.

READ  Roket Badan Antariksa NASA kembali ke Bumi: Ozone Techno

4. Pilih gambar yang serupa

5. Periksa sumber aslinya

“Yandex akan menampilkan sumber gambar yang Anda unduh.
Misalnya, untuk frame yang saya unduh sebelumnya, saya menemukan sumbernya di Instagram. Klik sumbernya lalu periksa apakah videonya sama dengan video yang Anda cek, ”kata Fahmi.

6. Memeriksa fakta

Anda bisa merangkum dan membagikan hasil pengecekan yang telah dilakukan. Dengan cara ini, Anda dapat memverifikasi keaslian konten tersebut, apakah itu hoax, misinformasi, atau faktual.

Melalui aplikasi

1. Tangkapan layar konten video, tidak perlu melakukan screenshot jika konten tersebut berupa foto.

2. Unduh aplikasi “Telusuri pakai gambar”

3. Unduh tangkapan layar file.

4. Pilih ikon Search, lalu tunggu hasilnya.

5. Cari dari hasil pencarian.

Pencarian mungkin tersedia di Google, Yandex, dan Bing. Kemudian Anda bisa mengetahui apakah ada sumber video dari ketiga browser.

6. Periksa tanggal video

Jika tanggal video yang Anda periksa berbeda secara signifikan dari video yang Anda temukan di aplikasi, tetapi baru saja menjadi viral sekarang, maka video tersebut jelas merupakan tipuan.

Sedangkan untuk video, jika video yang Anda periksa ternyata ada di dalam video tersebut, kemungkinan video tersebut juga hoaks.

“Buka videonya lalu periksa apakah sama. Lihat sumber dan tanggalnya. Lalu bagikan temuan Anda,” kata Fahmi.

(jnp / eks)

[Gambas:Video CNN]


Written By
More from Faisal Hadi

Oven kurang diminati orang Indonesia, kenapa? Semua halaman

JAKARTA, KOMPAS.com – Oven bagian dari peralatan elektronik di dapur rumah yang...
Read More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *