Es cair Antartika-Greenland, permukaan laut mungkin naik 17 cm

Jakarta, CNN Indonesia –

Sebuah laporan baru-baru ini mengkonfirmasi pencairan tersebut Lapisan gula yang berkembang pesat di Greenland dan Antartika.

Sejak pemantauan lapisan es sistematis dimulai pada awal 1990-an, Greenland dan Antartika telah kehilangan 6,4 triliun ton es antara 1992 dan 2017. Hal ini telah mendorong permukaan laut global menjadi 17. 8 milimeter.

Jika kecepatan berlanjut, lapisan es diperkirakan akan naik di atas permukaan laut lebih dari 17 cm dan mengakibatkan lebih banyak wilayah pesisir yang terendam.




Dengan meluncurkan situs resmi European Space Agency (ESA), para peneliti menggunakan pengamatan satelit dengan proyeksi dari model iklim untuk menentukan tingkat pencairan lapisan es di Greenland dan Antartika.

Penulis utama Universitas Leeds, Tom Slater, mengatakan bahwa satelit adalah satu-satunya cara untuk memantau secara teratur daerah terpencil yang luas ini. Dengan menggunakan satelit, peneliti dapat memvalidasi model lapisan es.

“Pengamatan satelit tidak hanya memberi tahu kami berapa banyak es yang hilang, tetapi juga membantu kami mengidentifikasi dan memahami bagian mana dari Antartika dan Greenland yang kehilangan es dan melalui proses apa,” kata Slater.

Peneliti ESA Marcus Engdahl menjelaskan bahwa pengamatan satelit menunjukkan bahwa lapisan es bereaksi sangat cepat terhadap perubahan lingkungan.

Peluncuran Science Daily, mencairnya lapisan es Antartika telah menaikkan permukaan laut global sebesar 7,2 mm. Sedangkan Greenland menyumbang 10.6mm. Pengukuran baru-baru ini menunjukkan bahwa lautan di dunia sekarang bertambah 4 mm setiap tahun.

“Pencairan melampaui model iklim. Kami dalam bahaya karena kami tidak siap menghadapi risiko yang ditimbulkan oleh kenaikan permukaan laut,” kata Slater.

Hasil penelitiannya dipublikasikan di jurnal Nature Climate Change. Para penulis memperingatkan bahwa lapisan es kehilangan es pada tingkat yang diprediksi oleh skenario pemanasan terburuk dalam laporan utama IPCC terbaru.

READ  10 fakta unik tentang otak hewan yang tidak dimiliki semua hewan

Rekan penulis studi dan peneliti iklim Institut Meteorologi Denmark Ruth Mottram mengatakan bukan hanya Antartika dan Greenland yang menyebabkan permukaan laut naik. Dalam beberapa tahun terakhir, ribuan gletser kecil mulai mencair atau menghilang sama sekali, seperti yang terjadi pada gletser Islandia Ok, yang dinyatakan ‘mati’ pada 2014.

“Dengan kata lain, es yang mencair kini menjadi faktor utama kenaikan permukaan laut,” kata Mottram.

(jps / DAL)

[Gambas:Video CNN]

Written By
More from Faisal Hadi

Pertama kali, astronom menemukan aurora di sekitar komet

Selain Cahaya Utara di Bumi, ternyata juga terdapat komet dan Jupiter. REPUBLIKA.CO.ID,...
Read More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *