Filipina akan menjadi tuan rumah SEA Games lagi pada 2033

FILE–Atlet dan ofisial Filipina berbaris saat upacara pembukaan SEA Games (South East Asian Games) di Philippine Arena di Bocaue, Bulacan pada 30 November 2019. (Foto oleh Ted ALJIBE/ AFP)

MANILA, Filipina–Persiapan untuk Pesta Olahraga Asia Tenggara Filipina mendatang akan tiba lebih cepat dari jadwal.

Tiga tahun setelah penaklukan kemenangan Tim Filipina sebagai tuan rumah SEA Games 2019, Presiden Komite Olimpiade Filipina, Perwakilan Abraham “Bambol” Tolentino, telah membuat tawaran berani untuk menjadi tuan rumah pertemuan dua tahunan lagi 2033.

“Kami menawarkan untuk menjadi tuan rumah lagi pada 2033 dan dewan menyetujui dengan suara bulat,” kata Tolentino setelah mendorong organisasi kelima negara itu pada pertemuan Dewan Federasi SEA Games di Phnom Penh., di Kamboja, pada hari Rabu.

Negara ini menjadi tuan rumah SEA Games yang paling sukses pada tahun 2019, di mana Filipina memenangkan gelar keseluruhan di bawah Tolentino sebagai kepala POC.

Setelah Vietnam menjadi tuan rumah Olimpiade dua bulan lalu, giliran Kamboja menjadi tuan rumah pertemuan 11 negara tahun depan, setelah itu festival olahraga regional akan kembali ke Bangkok pada 2025, Kuala Lumpur pada 2027. , di Singapura pada 2029 dan di Laos pada tahun 2031. .

Menurut Tolentino, akomodasi 2033 itu akan diserahkan secara resmi kepada Presiden Ferdinand Marcos Jr. di Malacanang untuk diterima secara resmi oleh pemerintah Filipina.

“Setelah mengajukan tawaran tuan rumah ke dewan dan setelah disetujui, POC dan Dewan SEA Games akan meminta pemerintah Filipina untuk mengeluarkan surat dukungan,” kata Tolentino yang didampingi wakil sekjen POC, Bones. Floro dan Carl. Sambrano di Phnom Penh.

“Jika pemerintah menolak, tugas menjadi tuan rumah akan ditawarkan ke negara lain,” tambah Tolentino.

READ  Harika mencapai babak ketiga setelah lawan Indonesia mundur dari Piala Catur Dunia Wanita | Berita Catur

Filipina pertama kali menjadi tuan rumah SEA Games pada tahun 1981, kemudian pada tahun 1991 dan 2005 ketika mereka memenangkan gelar keseluruhan untuk pertama kalinya. Semua negara di kawasan ini menjadi tuan rumah Olimpiade, kecuali Timor Leste.

Pada tahun 1981, tim Filipina menempati urutan ketiga secara keseluruhan dengan 55 emas, 55 perak dan 77 medali perunggu dan berada di urutan kedua setelah Indonesia pada tahun 1991 setelah kehilangan satu medali emas (91-62-84).

Tuan rumah tahun 2005 sukses besar dengan perolehan 112-84-94 dan diulang pada tahun 2019 dengan perolehan medali 149-117-121.

Baca lebih banyak

Jangan lewatkan berita dan informasi terbaru.

Untuk berlangganan LEBIH BANYAK PEMOHON untuk mengakses The Philippine Daily Inquirer dan lebih dari 70 judul, bagikan hingga 5 gadget, dengarkan berita, unduh sedini 4 pagi dan bagikan artikel di media sosial. Hubungi 896 6000.

Untuk komentar, keluhan atau pertanyaan, Hubungi kami.

More from Benincasa Samara
Wendi secara blak-blakan mengatakan dia dikeluarkan dari OVJ jadi dia ingin menjadi seorang guru
JAKARTA, KOMPAS.com – Komedian Wendi Armoko atau yang biasa dikenal Wendi Cagur...
Read More
Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *