Hasil ekonomi yang dirinci oleh peneliti di Massachusetts Institute of Technologies (Tantangan Asuransi Kesehatan Common di Negara Berkembang: Information Eksperimental dari Asuransi Kesehatan Nasional Indonesia): Ekonomi

2021 SEP 29 (NewsRx) – Oleh a Wartawan-Staf Berita Editor di Berita Asuransi Harian – Penelitian baru di bidang ekonomi adalah subjek laporan. Menurut informasi dari Cambridge, Massachusetts, for each koresponden NewsRx, penelitian tersebut mengatakan: “Untuk menyelidiki hambatan terhadap asuransi kesehatan common di negara berkembang, kami merancang percobaan acak yang melibatkan sekitar 6.000 rumah tangga di Indonesia yang tunduk pada application jaminan kesehatan pemerintah dengan mandat yang lemah.

Editor kami mendapat kutipan penelitian dari Institut Teknologi Massachusetts“Hibah terbatas waktu telah meningkatkan pendaftaran dan menarik pendaftaran dengan biaya lebih rendah, sebagian dengan mengurangi waktu pendaftaran yang strategis agar sesuai dengan kebutuhan kesehatan. Bantuan pendaftaran juga meningkatkan pendaftaran, tetapi meningkatkan upaya pendaftaran lebih banyak lagi, karena lebih dari separuh rumah tangga yang mencoba mendaftar gagal melakukannya.

Menurut editor, penelitian menyimpulkan: “Temuan ini menyoroti bagaimana kapasitas administrasi yang lemah dapat menciptakan tantangan yang signifikan di negara-negara berkembang untuk mencapai cakupan yang luas.

Penelitian ini telah ditinjau oleh rekan sejawat.

Untuk informasi lebih lanjut tentang penelitian ini, lihat: Tantangan asuransi kesehatan universal di negara berkembang: Information eksperimental dari Indonesia asuransi kesehatan nasional. Ulasan Ekonomi Amerika, 2021 111 (9): 3035-3063. Ulasan Ekonomi Amerika bisa dihubungi di : Asosiasi Ekonomi Amer, Broadway 2014, Kantor 305, Nashville, Tennessee 37203, Amerika Serikat.

Editor menunjukkan bahwa informasi tambahan dapat diperoleh dengan menghubungi Abhijit Banerjee, Institut Teknologi Massachusetts, 77 Massachusetts Avenue, Cambridge, MA 02139, Amerika Serikat. Penulis tambahan dari penelitian ini termasuk: Amy finkelstein, Benjamin A. Olken, Rema Hanna, Arianna Ornaghi dan Sudarno Sumarto.

Pengenal objek langsung (DOI) untuk informasi tambahan ini adalah: https://doi.org/10.1257/aer.20200523. DOI ini adalah tautan ke dokumen elektronik on the internet yang gratis atau dibeli, dan dapat menjadi sumber langsung Anda untuk artikel jurnal dan kutipannya.

READ  'Bos saya menganggap enteng COVID-19': Beberapa karyawan Jakarta mengatakan untuk bekerja di kantor meskipun ada pembatasan COVID-19

(Laporan kami memberikan informasi faktual tentang penelitian dan penemuan dari seluruh dunia.)

Written By
More from Faisal Hadi
Ketakutan penggabungan menteri merusak fokus pada sains dan penelitian – Nasional
A. Muh. Ibnu Aqil PREMIUM Jakarta ● Rabu 14 April 2021 Keputusan...
Read More
Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *