Hong Kong melarang penerbangan penumpang dari Indonesia karena peningkatan kasus COVID-19 yang diimpor

Di tengah peningkatan kasus COVID, pemerintah Hong Kong telah mengumumkan akan melarang penerbangan penumpang dari Indonesia mulai 25 Juni, menganggap kedatangan negara itu “berisiko sangat tinggi”. Hong Kong berhasil membatasi penyebaran penularan mematikan pada awalnya, tetapi telah melaporkan beberapa kasus impor dalam beberapa pekan terakhir. Selain itu, ia mencatat kasus lokal pertamanya pada hari Rabu yang melibatkan varian delta yang mematikan, membuat pihak berwenang sangat waspada. Di sisi lain, Indonesia dengan “kelelahan pandemi” menyaksikan peningkatan jumlah kasus COVID yang terus menerus.

Mengumumkan larangan pengunjung dari Indonesia, pejabat Hong Kong mengatakan jumlah kasus COVID-19 yang diimpor dari Indonesia melebihi ambang batas yang ditetapkan oleh mereka. Menanggapi hal yang sama, Jakarta mengatakan larangan itu “sementara” dan menyarankan pekerja migran yang terkena penangguhan untuk menghubungi majikan mereka. Negara kota yang dikuasai China itu telah melarang penerbangan dari empat negara, termasuk India, Nepal, Pakistan, dan Filipina.

Vaksinasi

Hong Kong telah mencatat 11.899 kasus, di mana 210 telah meninggal dan 11.619 telah pulih. Hingga 2.026.134 orang di Hong Kong telah menerima setidaknya dosis pertama mereka sementara 1.322.064 orang telah diimunisasi lengkap. Di sisi lain, Indonesia telah melaporkan 2.033.421 kasus, di mana 55.594 telah kehilangan nyawa dan 1.817.303 telah pulih, menurut penghitungan terbaru dari worldometers.

Di tengah peningkatan kasus COVID-19, Presiden Indonesia Joko Widodo memerintahkan pihak berwenang untuk meningkatkan kampanye vaksinasi negara itu ketika Organisasi Kesehatan Dunia memperingatkan perlunya meningkatkan pembatasan COVID-19 di negara ini. Dalam upaya untuk memvaksinasi warganya terhadap COVID-19, pihak berwenang Indonesia telah mengumumkan bahwa mereka akan menyumbangkan ayam hidup kepada orang tua yang divaksinasi di pedesaan Indonesia. Program vaksinasi dimulai di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, untuk memvaksinasi orang berusia 45 tahun ke atas. Asia Tenggara telah menyetujui vaksin Sinovac, Sinopharm dan AstraZeneca / Oxford untuk inokulasi massal. Jabs yang dikembangkan oleh China itu memicu skeptisisme setelah lebih dari 350 petugas kesehatan di Indonesia dinyatakan positif COVID meski telah diinokulasi dengan vaksin Sinovac.

READ  DPR RI meloloskan revisi UU Otonomi Papua Gelisah

Gambar: AP

Written By
More from Suede Nazar

Pengamat Langit memposting Foto di Media Sosial Saat Gerhana Matahari Menjadi Terlihat

Gerhana matahari 2020: Matahari gerhana tidak boleh dilihat dengan mata telanjang untuk...
Read More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *