India memiliki 4 pelaut yang bersaing di Tokyo untuk pertama kalinya dalam sejarah Olimpiade

Kontingen India akan memiliki empat pelaut yang berkompetisi di Tokyo akhir tahun ini untuk pertama kalinya dalam sejarah Olimpiade setelah Wisnu Saravanan, Ganapathy Chengappa dan Varun Thakkar bergabung dengan Nethra Kumanan dalam kualifikasi untuk Olimpiade Musim Panas pada hari Kamis.

Saravanan adalah orang pertama yang lolos ke Olimpiade Tokyo di Kelas Standar Laser setelah finis kedua secara keseluruhan pada 8 April.

Kemudian pada hari itu, duo Chengappa dan Thakkar finis di puncak klasemen poin di kelas 49er. Keduanya pernah meraih medali perunggu pada Asian Games 2018 di Indonesia.

“Ya, sejarah sudah tertulis. Empat pelaut India yang lolos ke Olimpiade bertanding di tiga cabang. Ini jumlah maksimal pelaut yang mumpuni dan juga jumlah perlombaan,” kata Kapten Jitendra Dixit, Wakil Sekretaris Jenderal Asosiasi Kapal Pesiar. dari India, di PTI.

“Nethra telah lolos pada hari Rabu dan hari ini Wisnu dan duo Ganapathy dan Varun melakukannya.”

Menteri Olahraga Kiren Rijiju memberi selamat kepada trio terbaru pelaut India setelah melakukan pemotongan untuk acara andalan yang dijadwalkan berlangsung dari 23 Juli hingga 8 Agustus di ibu kota Jepang.

“Saya mengucapkan selamat kepada atlet India Nethra Kumanan, KC Ganapathy, dan Varun Thakkar yang lolos ke Olimpiade Tokyo dalam bidang layar. Saya sangat bangga dengan kuota Nethra, yang merupakan pelaut wanita India pertama yang lolos ke Olimpiade.!” tweet Menteri Olahraga Kiren Rijiju.

Dua pelaut membentuk tim di kelas 49er sedangkan kelas laser adalah acara pelaut tunggal.

READ  Mimpi voli pantai Olimpiade dipertaruhkan untuk Vanuatu

Selain itu, dua pelaut lolos ke Olimpiade Tokyo dari acara kelas laser sementara hanya satu tim yang dapat melakukannya di kelas 49er.

Saravanan berada di urutan ketiga hingga hari terakhir Rabu, tetapi memenangkan perebutan medali pada Kamis untuk naik ke tempat kedua dengan 53 poin dan memesan kuota di Olimpiade Tokyo.

“Atlet kami membuat tanda mereka di semua disiplin!” Kata Rijiju.

Petenis India itu mengalahkan petenis Thailand Keerati Bualong (57 poin), kedua hingga Rabu, untuk memperebutkan tempat di Olimpiade Tokyo.

More from Benincasa Samara

Rekonsiliasi Saudi-Qatar bisa menjadi keuntungan bagi SWF Indonesia – Opini

Pada 41st Pada KTT Dewan Kerjasama Teluk pada 5 Januari di Al...
Read More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *