Indonesia luncurkan pembangunan pabrik gasifikasi batubara senilai $2,3 miliar

Presiden RI Joko Widodo membacakan pernyataannya usai acara penandatanganan di Istana Kepresidenan Hanoi, Vietnam, 11 September 2018. Bullit Marquez/Pool by using REUTERS

Bergabunglah sekarang untuk akses Free of charge tanpa batas ke Reuters.com

JAKARTA, 24 Jan (Reuters) – Presiden Indonesia Joko Widodo pada hari Senin meluncurkan pembangunan pabrik gasifikasi batubara senilai $2,3 miliar dalam upaya untuk memotong impor fuel minyak cair (LPG) dari negara sambil mengoptimalkan sumber daya batubaranya.

Pembangkit ini dirancang untuk menggunakan 6 juta ton batu bara peringkat rendah untuk menghasilkan 1,4 ton dimetil eter (DME) for each tahun, yang dapat mengurangi impor LPG Indonesia sebesar 1 juta ton for each tahun, menurut penambang batu bara Bukit Asam (PTBA). .JK), yang membangun pabrik dalam kemitraan dengan Air Products and Substances, Inc. yang berbasis di AS.

Pada tahun 2021, Indonesia mengkonsumsi 7,95 juta ton LPG, di mana 6,4 juta ton di antaranya diimpor, menurut data pemerintah.

Bergabunglah sekarang untuk akses Free of charge tanpa batas ke Reuters.com

“Kita bisa mengurangi subsidi APBN sekitar Rp 7 triliun ($489,00 juta), sekaligus memperbaiki neraca perdagangan dan defisit transaksi berjalan kita,” kata Jokowi, panggilan akrab presiden itu.

Indonesia telah mengalokasikan 66,3 triliun rupee dalam anggaran 2022 untuk mensubsidi sebagian konsumsi LPG dalam negeri.

Impor LPG Indonesia diperkirakan akan tumbuh enam kali lipat pada tahun 2025 dari tingkat saat ini karena berupaya untuk mempercepat gasifikasi batubara, yang merupakan daftar investasi ‘prioritas’ pemerintah yang menawarkan insentif seperti daripada keringanan pajak.

Pabrik tersebut berlokasi di Muara Enim, Sumatera Selatan, yang merupakan pusat penambangan bagi penambang batu bara Bukit Asam. Konstruksi diperkirakan memakan waktu 30 bulan dan perusahaan energi nasional Pertamina diharapkan dapat menggunakan gasoline yang dihasilkan dari pembangkit tersebut.

READ  Percaya nggak, perdagangan ikan cupang bisa mencapai Rp 300 juta / bulan!

($ 1 = 14.315.000 rupee)

Bergabunglah sekarang untuk akses Free of charge tanpa batas ke Reuters.com

(Laporan oleh Bernadette Christina) Penyuntingan oleh Fransiska Nangoy, Martin Petty

Standar kami: Prinsip Kepercayaan Thomson Reuters.

Written By
More from Faisal Hadi
Ekonomi Indonesia tumbuh 7,07% di kuartal kedua, tertinggi sejak COVID-19 melanda
PERTUMBUHAN LEBIH LAMBAT DI Q3: MENTERI Mengomentari pertumbuhan positif tersebut, Menteri Keuangan...
Read More
Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *