Indonesia raih perunggu di Asian Games Tenggara setelah menghukum Malaysia

Indonesia merebut medali perunggu turnamen sepak bola putra di Pesta Olahraga Asia Tenggara ke-31 setelah mengalahkan rival sengit Malaysia 4-3 melalui adu penalti pada hari Minggu, menyusul hasil imbang 1-1 antara kedua belah pihak di babak playoff untuk tempat ketiga.

Setelah babak pertama tanpa gol di Stadion Nasional My Dinh di Hanoi, Indonesia yang memimpin pada menit ke-69 ketika serangkaian umpan cepat antara Saddil Ramdani, Irfan Jauhari dan Marselino Ferdinan membebaskan Ronaldo Kwateh, yang dengan tegas melepaskan tembakannya ke gawang. belakang. fillet

Seberapa jauh Malaysia, Indonesia dari emas SEA Games?
Siapa yang menang jika Thailand dan Vietnam bertemu di final SEA Games?

Namun dengan sepuluh menit tersisa, Malaysia bangkit setelah umpan silang dari kanan oleh Syafik Ismail jatuh ke kaki Hadi Fayyadh, yang tembakan kuatnya memantul dari belakang bek lawan melewati pemain yang malang. Ernando Ari.

Dengan tingkat skor penuh waktu dan tidak ada perpanjangan waktu yang terlibat, dasi kemudian menyempit ke adu penalti yang ditakuti dan Hadi dan Indonesia Asnawi Mangkualam gagal untuk mengkonversi pada upaya pertama.

Akhirnya, itu Luqman Hakim Syamsudin menjadi kambing hitam bagi Malaysia saat Ernando melakukan penyelamatan adu penalti kedua untuk membuka jalan bagi Marc Klok untuk akhirnya menyegel medali perunggu untuk Indonesia dengan tendangan terakhir dari adu penalti.

Hasil tersebut berarti Indonesia kini telah meraih medali di tiga SEA Games terakhir, sementara Malaysia akan pulang dengan tangan kosong untuk turnamen kedua berturut-turut sejak medali perak terakhir mereka pada 2017.

More from Benincasa Samara
Aktor RR ditangkap polisi, Taqy Malik resmi menikah lagi
Suara.com – Polisi berhasil menghentikan salah satu sinetron Dari jendela Junior. Aktor...
Read More
Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *