Islamic Corporation for Non-public Sector Enhancement (ICD) menandatangani MoU dengan PT Bank NTB Syariah untuk menjalin kerjasama strategis sesuai mandat masing-masing

Perusahaan Islam untuk Pengembangan Sektor Swasta (ICD) (www.ICD-ps.org), pihak swasta dari Islamic Enhancement Financial institution (IDB) Group, dan PT Bank NTB Syariah (Bank NTB Syariah) telah menandatangani Nota Kesepahaman untuk menjalin kerja sama strategis sesuai dengan mandat masing-masing.

Running Director ICD, HE Ayman Amin Sejiny dan Main Government Officer Financial institution NTB Syariah, Bapak Kukuk Rahardjo menandatangani MoU atas nama dua organisasi di Sharm El Sheikh, Mesir di sela-sela Islamic Development Lender. (IDB) Grup 47e Rapat Umum Tahunan diadakan di Tonino Lamborghini Intercontinental Conference Heart.

MoU tersebut menguraikan parameter mandat ICD untuk bekerja sama dan bekerja sama dengan Lender Syariah NTB di bidang treasury, pembiayaan, layanan konsultasi, transaksi Sukuk, aset manajemen aset dan peluang investasi lainnya.

Berbicara pada upacara tersebut, HE Ayman Amin Sejiny mengatakan MoU tersebut bertujuan untuk memperkuat dan memperdalam hubungan ICD dengan Lender NTB Syariah setelah bank tersebut berhasil dikonversi menjadi lembaga keuangan terpisah seluruh Syariah pada tahun 2018, di mana ICD telah membantu sebagai penasihat teknis. Selain memberikan dukungan potensial untuk layanan konsultasi, ICD saat ini sedang mempertimbangkan jalur keuangan (LoF) ke bank untuk memfasilitasi akses keuangan bagi UKM dan memperkuat komitmen mereka terhadap ekonomi lokal.

Bapak Kukuh mengatakan, “Kami senang dapat bekerja sama dengan lembaga pembangunan multilateral seperti ICD, untuk membantu dan menjangkau sebanyak mungkin UKM melalui jalur keuangan mereka. Mengembangkan UKM yang dinamis dan sehat merupakan bagian integral dari proses transformasi ekonomi Indonesia dan kami tetap berkomitmen untuk membantu mereka mengakses sumber daya kredit dan layanan keuangan, terutama melalui layanan perbankan electronic yang akan berfungsi sebagai platform pendanaan komunitas di masa depan. Selain itu, melalui kerjasama ini, kami dapat memanfaatkan pengalaman dan keahlian worldwide ICD dalam pengembangan produk dan inovasi keuangan untuk mendukung pertumbuhan bisnis Financial institution NTB Syariah di masa depan.

READ  Rupee mungkin menguat dalam jangka pendek, dalam jangka panjang dolar AS akan menguat

Didistribusikan oleh Grup APO atas nama Perusahaan Islam untuk Pengembangan Sektor Swasta (ICD).

Untuk informasi lebih lanjut silahkan hubungi:
Ahmed A Khalid / Nabil Al-Alami
Manajer Regional – Asia / Manajer, Pemasaran
Surel: [email protected] / [email protected]
Situs net: www.ICD-ps.org

Tentang Perusahaan Islam untuk Pengembangan Sektor Swasta (ICD):
SID adalah organisasi multilateral dan anggota Grup Financial institution Pembangunan Islam (IDB). Mandat ICD adalah untuk mendukung pembangunan ekonomi dan mendorong pengembangan sektor swasta di negara-negara anggotanya dengan menyediakan fasilitas pembiayaan dan/atau investasi sesuai dengan prinsip-prinsip Syariah. ICD juga memberikan saran kepada pemerintah dan organisasi swasta untuk mendorong penciptaan, perluasan dan modernisasi perusahaan swasta. ICD diberi peringkat AA/F1+ oleh Fitch dan Aa3/P1 oleh Moody’s. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi www.ICD-ps.org

Tentang PT Lender NTB Syariah:
PT Lender NTB Syariah merupakan financial institution pembangunan daerah yang menyediakan layanan perbankan syariah untuk membantu masyarakat dalam bertransaksi perbankan syariah dan meningkatkan perekonomian daerah di Nusa Tenggara Barat khususnya dan Indonesia. Di kalangan pelaku BPD, Bank NTB Syariah dikenal sebagai financial institution inovatif dengan kinerja yang sangat baik dan telah meraih banyak penghargaan terutama di bidang digitalisasi, kepemimpinan dan kinerja.

Siaran pers ini dikeluarkan oleh APO. Konten tidak diperiksa oleh tim editorial Bisnis Afrika dan tidak ada konten yang diverifikasi atau divalidasi oleh tim editorial, korektor, atau pemeriksa fakta kami. Penerbit bertanggung jawab penuh atas isi pengumuman ini.

Written By
More from Faisal Hadi
Regulator Indonesia mengatakan perusahaan keuangan dilarang memfasilitasi penjualan crypto
JAKARTA: Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Indonesia pada Selasa (25/1) memperingatkan bahwa perusahaan...
Read More
Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *