Kekayaan 50 orang terkaya Indonesia anjlok hingga 22,6 triliun rupee di tengah pandemi

JAKARTA, KOMPAS.comPandemi Covid-19 membawa perekonomian Indonesia kembali ke resesi untuk pertama kalinya sejak krisis keuangan 1997.

Pertumbuhan ekonomi Indonesia mengalami kontraksi dua kali berturut-turut, dari 5,34% pada kuartal kedua dan berlanjut pada 3,49% pada kuartal ketiga tahun ini.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) belum terkoreksi lebih dari 10 persen dalam 12 bulan terakhir.

Menurut Forbes, sejalan dengan buruknya kinerja IHSG, lebih dari separuh daftar 50 orang terkaya di Indonesia mengalami penurunan kekayaan.

Baca juga: Berikut daftar 15 orang Indonesia terkaya tahun 2020, siapa sajakah mereka?

Namun, bagi mereka yang termasuk dalam kategori tremendous kaya, nilai kekayaannya hanya turun 1,2%, atau sekitar 1,6 miliar dolar AS (22,6 triliun rupee) dibandingkan dengan tahun lalu itu 134,6 miliar rupee atau sekitar Rp 1.906 miliar.

Saat ini, overall nilai kekayaan 50 orang terkaya di Indonesia adalah US $ 133 miliar atau sekitar Rs.1884 miliar.

Pasar petrokimia yang lemah di tengah pandemi menyebabkan aset Prajogo Pangestu turun 21% menjadi US $ 6 miliar. Meski demikian, ia tetap menempati urutan ketiga sebagai orang terkaya di Indonesia.

Sebaliknya, ada empat orang yang masuk dalam daftar 50 orang terkaya Indonesia tahun 2019 tak mampu mempertahankan posisinya di tahun ini.

Salah satunya, Kusnan dan Rusdi Kirana, sebagai maskapai penerbangan yang mengalami tekanan akibat industri penerbangan yang terkena dampak pandemi Covid-19.

Namun, ada beberapa konglomerat yang kekayaannya justru meningkat di tengah pandemi. Sebut saja R Budi dan Michael Hartono yang asetnya naik tipis menjadi US $ 38,8 miliar.

Keduanya masih menempati posisi teratas yang dipertahankan selama ini.

Selain itu, ada keluarga Widjaja, konglomerat Sinarmas yang menambah kekayaannya sebesar $ 2,3 miliar. Keluarga Widjaja menempati urutan kedua dalam daftar 50 orang terkaya di Indonesia.

READ  Rupee mungkin menguat dalam jangka pendek, dalam jangka panjang dolar AS akan menguat

Baca juga: Orang terkaya ketiga di Indonesia meninggal dunia, menyisakan harta Rp 87,92 miliar

Ada juga Eddy Kusnadi, pemilik kerajaan bisnis Elang Mahkota Teknologi (Emtek), yang kekayaannya tumbuh hampir 80% menjadi $ 1,4 miliar.

Lonjakan harga saham Emtek juga menambah nilai kekayaan Susanto Suwarto yang untuk pertama kalinya masuk ke dalam 50 besar dengan kekayaan bersih US $ 475 miliar.

Dia adalah satu dari tiga orang baru yang masuk daftar. Selain itu, ada juga kakak beradik Wijono dan Hermanto Tanoko, pemilik perusahaan cat Avia Avian, dengan kekayaan 700 juta greenback AS.

Orang baru lainnya yang masuk dalam daftar adalah Banker Jerry Ng. Dia baru saja mengakuisisi saham Bank Jago tahun lalu, yang saat ini dikenal sebagai Lender Artos, dan berencana mengubah financial institution tersebut menjadi lender electronic.

Irwan Hidayat yang keluarganya memproduksi produk jamu terbesar di Indonesia, Sido Muncul juga diuntungkan dengan momentum pandemi tersebut. Harga saham perseroan naik seiring dengan peningkatan penjualan produk. Nilai kekayaan keluarganya juga meroket 41 persen menjadi US $ 1,55 miliar.

Written By
More from Faisal Hadi

Pasalnya, sejumlah bank swasta raksasa tidak tertarik dengan dana PEN

GAMBAR. Kasir menggunakan mesin EDC untuk transaksi kartu kredit konsumen di sebuah...
Read More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *