Luhut Membawa Kabar Baik, Saham ANTM, INCO, TINS ​​Compact Melonjak

Bisnis.com, JAKARTA – Kiprah pelaku industri pertambangan dan batu bara BUMN Holding mendapat restu dari pemberitaan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Pandjaitan di Amerika Serikat.

Berdasarkan information Bloomberg, pergerakan harga saham PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) fuel tidak naik 30 poin mencapai stage Rp1.220 pada pembukaan pasar, Rabu (18/11/2020). Pergerakan harga naik 6,30 persen ke degree Rp1.265 hingga pukul 09.43 WIB.

Sedangkan PT Timah Tbk. (TINS) juga menarik 20 poin ke level Rp1.085 pada pembukaan perdagangan. Pergerakan harga saham naik 5,63 persen ke degree Rp1 125 hingga pukul 09.43 WIB.

Selain itu PT Vale Indonesia Tbk. (INCO) mencuri 30 poin dengan harga Rp4.610 pada pembukaan. Produsen nikel naik 3,28 persen ke stage Rp 4.730.

Pangsa anggota Mind ID bertambah dengan diumumkannya kunjungan kerja Luhut ke Amerika Serikat. Ia dijadwalkan untuk mengadakan pertemuan dengan sejumlah pihak seperti CEO Conservation International Mr. Sanjayan, Controlling Director Dana Moneter Internasional Kristalina Georgieva, Presiden Lender Dunia David Malpass, dan pejabat perdagangan AS ( USTR) Robert Lighthizer.

Seperti diberitakan sebelumnya, Presiden Joko Widodo akan mengirimkan Menteri Koordinator Bidang Koordinasi Marinves Luhut untuk bertemu dengan CEO Tesla Elon Musk untuk membahas peluang kerja sama pengembangan mobil listrik di Indonesia.

Dalam seminar digital, Selasa (18/11/2020), Luhut memaparkan sejumlah perkembangan terkini dalam rencana proyek baterai listrik rumah. Pembuat baterai kendaraan listrik Korea Selatan LG Chem Ltd, katanya, akan menandatangani minggu ini.

“Mungkin kalau tidak ada perubahan pada LG Korea [LG Chem] akan masuk minggu ini ”, ujarnya saat seminar virtual, Selasa (17/11/2020) pagi.

Luhut mengungkapkan, Modern day Amperex Engineering Co Ltd juga telah menandatangani kontrak dengan PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) pada pekan lalu. Menurutnya, kerja sama tersebut menyangkut pembuatan baterai lithium.


Bisnis Indonesia dan 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga yang terkena virus corona, yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, bantu donasi sekarang! Klik disini untuk lebih jelasnya.

Written By
More from Faisal Hadi

Kelompok kerja waspada untuk investasi 206 fintech financial institution ilegal pada Oktober 2020

GAMBAR. Ketua Pokja Waspada Investasi, Tongam Lumbaa Tobing di kantor OJK, Jalan...
Read More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *