Mumi di Mesir terus bermunculan, sekarang ada lebih dari 100 halaman

KOMPAS.com – Pada bulan September, dunia dikejutkan dengan penemuan 13 peti mati berisi Mumi dalam. Hasilnya dinilai menyedot perhatian publik karena jumlahnya cukup besar.

Namun, penemuan peti mati di situs Saqqara, Mesir, rupanya belum berakhir. Setelah Oktober, jumlah peti mati yang ditemukan bertambah dan terus bertambah.

Baca juga: Peneliti mengungkap isi mumi Mesir kuno yang dilapisi semen

Seperti dikutip Live Science, Rabu (18/11/2020) bulan ini, arkeolog dari Kementerian Purbakala Mesir kembali menemukan peti mati sehingga kini jumlahnya sudah di atas 100.

Pihak berwenang juga mengakui bahwa mereka tidak mengetahui jumlah mumi yang akan ditemukan di situs Saqqara. Meski begitu, penemuan peti mati berisi mumi-mumi tersebut merupakan hal yang istimewa karena banyak peti mati yang sudah dijarah.

“Orang-orang bertanya berapa peti mati yang kami temukan. Jawabannya saya belum tahu,” kata Mustafa Waziri, sekretaris jenderal Dewan Tertinggi Purbakala Mesir.

Tak hanya menemukan peti mati berisi mumi, di situs pemakaman tersebut tim arkeolog juga mengungkap keberadaan 40 patung yang melambangkan dewa “Ptah-Soker”. Dewa ini merupakan gabungan dari “Ptah” yang merupakan dewa Memphis dan “Soker” yang merupakan dewa Saqqara.

Arkeolog juga menemukan 20 kotak kayu yang menunjukkan gambar Horus, dewa langit Mesir dengan kepala elang.

Selain itu, terdapat pula dua buah patung kayu dengan nama “Phnomus”, namun peneliti belum mengetahui siapa orang tersebut.

Baca juga: Peneliti mengungkap misteri melolong mumi Mesir kuno, berikut penjelasannya

Berbagai artefak, menurut para peneliti, berasal dari sekitar 712 SM hingga 30 SM. Selama periode ini, Mesir kuno diduduki dan dikuasai oleh sekelompok orang asing, seperti Assyria, Persia dan Yunani.

READ  Mahkamah Agung membantah banding gereja Nevada tentang aturan COVID-19

Selain itu, penggalian akan dilanjutkan di situs tersebut. Para arkeolog berharap menemukan lebih banyak peti mati berisi mumi dan artefak lainnya.

Baca juga: Misteri jutaan burung telah terbunuh, bagaimana orang Mesir kuno memahaminya?

Sebagaimana dilaporkan Kompas.com Sebelumnya, selama 3000 tahun, Saqqara adalah tempat pemakaman orang Mesir kuno.

Pemakaman, yang dijuluki Makam Gurun, menjadi tempat situs arkeologi. Bangsawan, pejabat tinggi, kelas menengah ke bawah dimakamkan di situs ini.

More from Casildo Jabbour

Pemimpin J&K Shah Faesal berhenti dari politik, kemungkinan akan bergabung kembali dengan pemerintahan

Namun, mantan petugas IAS tersebut telah diberitahu oleh pihak berwenang bahwa pengunduran...
Read More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *