Pengguna YouTube di Indonesia lebih tertarik pada pendidikan daripada hiburan

Lebih banyak pengguna berlangganan tutorial daripada jenis saluran lainnya

17 April 2017

Pengguna YouTube di Indonesia lebih memilih pendidikan daripada hiburan. Dalam survei Februari 2017, sebuah firma riset Jack Pat menemukan bahwa saluran tutorial adalah jenis saluran paling populer di kalangan pengguna YouTube di negara ini, lebih banyak daripada saluran yang dijalankan oleh tokoh YouTube, studio hiburan, atau selebritas.

JakPat menemukan bahwa 54,0% responden yang berlangganan saluran YouTube mendaftar ke konten yang berfokus pada tutorial. Sebagai perbandingan, lebih dari setengah (50,3%) berlangganan saluran YouTube pribadi atau artis, sementara 35,0% berlangganan saluran yang diproduksi oleh studio hiburan, acara TV, atau rumah produksi.

Pengguna YouTube di Indonesia tampaknya mengandalkan platform tersebut untuk memenuhi salah satu janji internet yang telah lama digembar-gemborkan: peningkatan akses ke informasi. Sudah ada audiens yang signifikan untuk jenis konten ini. eMarketer memperkirakan bahwa 75,9 juta orang di seluruh negeri akan secara teratur menonton video digital tahun ini, naik 13,9% dari 2016.

JakPat juga menemukan bahwa meskipun hanya 14% responden yang mengunggah konten mereka sendiri ke YouTube, tutorial adalah jenis video yang paling banyak dibagikan. Faktanya, 43,4% pengunggah telah membagikan video tutorial, lebih dari 41,1% yang mengunggah ulasan atau cuplikan kehidupan sehari-hari (37,3%).

Menonton YouTube sudah menjadi kebiasaan yang sudah mapan di kalangan pengguna internet di Indonesia. Menurut data September 2016 dari Kantar TNS89% pengguna internet di negara ini menggunakan platform tersebut.

Salah satu keunggulan utama YouTube dibandingkan platform video-on-demand (VOD) lainnya adalah gratis. Data diterbitkan oleh Penelitian TV Digital Oktober lalu menunjukkan bahwa hanya 200.000 orang di negara itu telah mendaftar untuk layanan VOD berlangganan. Itu sebagian kecil dari total penduduk Indonesia, yang diperkirakan akan mencapai 260,6 juta pada tahun 2016, menurut PBB Data.

READ  Saat Gunung Semeru menghujani Indonesia, apa yang diperlukan untuk memprediksi letusan gunung berapi

—Rahul Chadha

Laporan baru di eMarketer PRO minggu ini

Pengeluaran Iklan Global: Perkiraan eMarketer 2017

Pengeluaran iklan media berbayar global akan meningkat 7,3% pada tahun 2017 menjadi $583,91 miliar. Pertumbuhan kira-kira akan sama dengan perkiraan sebelumnya, dan pengeluaran akan meningkat pada tingkat yang stabil selama periode perkiraan, didorong oleh peningkatan investasi dalam periklanan digital dan seluler. Pratinjau laporan

Bukan pelanggan PRO? Cari tahu bagaimana menjadi satu.

More from Benincasa Samara
Membangun Branding Bangsa Indonesia Melalui Mandalika Tour – OpEd – Eurasia Review
Indonesia dikenal sebagai negara yang kaya akan sumber daya alam. Kelimpahan sumber...
Read More
Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *