Remaja Indonesia kejar petugas masjid dengan parang setelah ganti password WiFi – Mothership.SG

Ikuti kami di Telegram untuk pembaruan terbaru: https://t.me/mothershipsg

Dua remaja asal Medan, Indonesia, mengejar sekelompok pekerja masjid dengan parang setelah mereka diduga logout dari game online mereka.

Sebuah situs berita Indonesia, Kedua, melaporkan bahwa staf di Masjid Al Muslim di Medan Timur, Indonesia, mengubah kata sandi WiFi masjid karena para remaja tersebut diduga bermain game sekitar pukul 11 ​​malam pada 24 Desember.

Dugaan rekaman CCTV dari insiden itu diposting di halaman Instagram @tkpmedan.

Staf terlihat berlari

Rekaman itu menunjukkan dua remaja memasuki area yang diyakini sebagai lokasi staf masjid.

Beberapa detik kemudian, tiga pria, yang diyakini sebagai staf, terlihat berlari dengan panik dari area tersebut dan melewati lorong.

Para remaja berada di belakang tongkat, salah satunya memegang sesuatu yang tampak seperti parang.

Kompas melaporkan bahwa staf masjid kemudian mengajukan laporan polisi tentang insiden tersebut.

Remaja sedang bermain game sebelum logout

26 Desember, Kompas melaporkan bahwa polisi mengkonfirmasi insiden tersebut dan para remaja ditangkap.

“Saat password diubah, para remaja itu sedang bermain game atau semacamnya. Mereka tidak bisa mendapatkan Wi-Fi masjid lagi,” kata Rona Tambunan, Kapolsek Medan Timur.

Rona menambahkan, para remaja tersebut masih dalam tahanan dan sedang menjalani pemeriksaan.

Ikuti dan dengarkan podcast kami di sini

Tangkapan layar gambar terbaik melalui @tkpmedia / Instagram

Jika Anda menyukai apa yang Anda baca, ikuti kami di Facebook, Instagram, Indonesia dan Telegram untuk mendapatkan update terbaru.

READ  Kiki Amalia menyesal menikah dengan Markus Horison, alasannya terungkap
More from Benincasa Samara
Akane Yamaguchi mengalahkan PV Sindhu dalam pertandingan berturut-turut untuk mencapai final
Dua kali peraih medali Olimpiade PV Sindhu meninggalkan turnamen bulu tangkis Indonesia...
Read More
Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *