EAM Jaishankar bertemu rekan-rekannya dari kelompok ASEAN di Indonesia

EAM Jaishankar bertemu rekan-rekannya dari kelompok ASEAN di Indonesia

Menteri Luar Negeri S. Jaishankar melakukan diskusi produktif dengan rekan-rekannya dari Perhimpunan Bangsa Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) pada Kamis (13 Juli) dan meninjau kemajuan kerja sama di berbagai bidang seperti fintech, ketahanan pangan, dan bidang maritim.

Mr Jaishankar berada di ibukota india untuk menghadiri pertemuan menteri luar negeri ASEAN-India.

Dia juga bertemu dengan Menteri Luar Negeri Singapura kelahiran India, Vivian Balakrishnan, dan mencatat kemajuan yang dicapai dalam mengimplementasikan kemitraan strategis komprehensif.

“Pertemuan Menteri Luar Negeri ASEAN-India yang hangat dan produktif pagi ini. Terima kasih @VivianBala telah memimpin bersama saya. Mencatat kemajuan yang dibuat dalam mengimplementasikan kemitraan strategis komprehensif kami. Membahas fokus yang lebih besar pada keamanan digital, fintech, pangan, dan maritim Bertukar pandangan tentang situasi di Myanmar,” cuit Mr. Jaishankar.

Myanmar telah menyaksikan protes yang meluas menuntut pemulihan demokrasi sejak militer merebut kekuasaan dalam kudeta pada Februari 2021.

Militer Myanmar telah menggunakan serangan udara yang menargetkan lawan-lawannya dan mereka yang melakukan perjuangan bersenjata melawan rezim yang berkuasa.

Tuan Jaishankar juga bertemu dengan rekannya dari Brunei.

“Pertemuan yang bagus dengan Menlu Brunei Dato Erywan Pehin Yusof di sela-sela Pertemuan Tingkat Menteri ASEAN-India. Kerja sama bilateral kami terus berkembang. Fokus pada peningkatan perdagangan. Kami membahas ketahanan pangan, mobilitas, dan ruang kerja sama,” cuit Jaishankar bersama foto.

Negara anggota ASEAN adalah Brunei Darussalam, Kamboja, Indonesia, Laos, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam.

Tuan Jaishankar bertemu dengan Tuan Balakrishnan dan kedua pemimpin berbicara dengan baik tentang situasi dunia saat ini dan tantangannya. hubungan bilateral, khususnya di sektor fintech. Menantikan pertemuan Meja Bundar Tingkat Menteri di Singapura,” cuit Jaishankar.

READ  Migran ilegal Pakistan secara ilegal mengumpulkan sumbangan di Indonesia

Dia juga bertemu dengan Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi.

“Senang bertemu lagi @Menlu_RI untuk melihat hubungan bilateral kita. Apresiasi dukungan Indonesia sebagai anggota troika G20,” cuitnya.

Mr Jaishnakr juga bertemu dengan Menteri Luar Negeri Korea Selatan Park Jin dan membahas kerjasama dalam teknologi kritis dan berkembang.

“Ada juga pertemuan antara Reconnected dengan RoK @FMParkJin. Dan memajukan diskusi kami sejak kunjungannya di bulan April ke India. Senang melihat peningkatan dalam keterlibatan bilateral kami. Kami membahas kerja sama dalam teknologi kritis dan yang baru muncul,” cuit Mr. Jaishankar.

Dia juga bertemu rekan Selandia Baru Nanaia Mahuta.

“Senang menemukan radio Selandia Baru @NanaiaMahuta. ASEAN menyatukan kita begitu banyak”, cuit Menteri Luar Negeri.

Pada Rabu 12 Juli lalu, ia menggelar serangkaian pertemuan dengan rekan-rekannya dari beberapa negara, antara lain Indonesia, Malaysia, Australia, dan Vietnam.

Menlu mengawali kiprahnya di ibukota Indonesia ini dengan bertemu dengan Sekretaris Jenderal Perhimpunan Bangsa Bangsa Asia Tenggara (ASEAN), Dr. Kao Kim Hourn.

Selama berada di india, Mr. Jaishankar akan bertemu dengan rekan-rekannya dalam format ASEAN – ASEAN-India, KTT Asia Timur dan Forum Regional ASEAN.

Setelah Jakarta, Jaishankar akan bertolak ke Bangkok untuk menghadiri Pertemuan Menteri Luar Negeri Mekong Ganga Cooperation Mechanism (MGC) ke-12 pada Minggu.

MGC, salah satu mekanisme tertua di wilayah Mekong bagian bawah, dipandu oleh kebijakan Bertindak Timur India, kata kementerian luar negeri.

MGC adalah inisiatif dari India, Kamboja, Lao PDR, Myanmar, Thailand, dan Vietnam untuk memfasilitasi hubungan yang lebih dekat di antara enam negara anggota yang berbagi cekungan Gangga dan Mekong.

Di Bangkok, Jaishankar juga akan menghadiri Retret Menteri Luar Negeri BIMSTEC pada 17 Juli.

READ  Gempa berkekuatan 6,0 SR mengguncang Provinsi Timur Indonesia

BIMSTEC adalah inisiatif ekonomi dan teknis yang menyatukan negara-negara Teluk Benggala untuk kerja sama multifaset. Retret akan membahas cara-cara untuk lebih memperdalam agenda BIMSTEC dan memperkuat organisasi.

Ini adalah item Premium yang tersedia secara eksklusif untuk pelanggan kami. Untuk membaca lebih dari 250 artikel premium seperti itu setiap bulan

Batas item gratis Anda telah habis. Terima kasih telah mendukung jurnalisme berkualitas.

Batas item gratis Anda telah habis. Terima kasih telah mendukung jurnalisme berkualitas.

Ini adalah artikel gratis terakhir Anda.

Written By
More from Suede Nazar
Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *