IHSG Menguat, Asing Bongkar Saham Ini, Jumat (/10)

GAMBAR. Investor mengamati layar pergerakan pasar saham di Bursa Efek Indonesia di Jakarta pada Rabu (7/10).

Wartawan: Saya tahu Laoli | Editor: Saya tahu Laoli

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Indeks harga ekuitas komposit (IHSG) ditutup naik ,29% atau 14,52 poin menjadi 5.053,66 pada sesi Jumat. Selama perdagangan, IHSG bergerak dari degree terendah 5.029,15 ke level tertinggi 5.057,83.

Mengutip facts RTI, empat dari sepuluh sektor meningkat. Sektor pertambangan menguat maksimal 1,17%, kemudian sektor tersebut Pertanian diperkuat oleh 1,16%. Disusul sektor keuangan yang naik ,76% dan sektor infrastruktur naik ,62%.

Sementara itu, sektor konstruksi turun sedikitnya ,55%, diikuti oleh sektor industri dasar ,53% dan sektor perdagangan ,28%.

Baca juga: Saham sebagian besar dikoleksi asing saat penguatan IHSG, Jumat (9/10).

Complete volume perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) mencapai 8,67 miliar dengan nilai perdagangan 5,48 triliun. Sebanyak 224 saham naik, 196 saham turun dan 165 saham tetap stabil.

Investor asing mencatatkan penjualan bersih terbesar saham PT Lender Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 37, miliar. Saham BBRI ditutup flat di Rp 3.150 for each saham. Selama perdagangan, saham BBRI diperdagangkan hingga 84,6 juta dengan nilai perdagangan Rp 266,2 miliar.

Saham PT Unggul Indah Cahaya Tbk (UNIK) juga dilepas asing senilai Rp 36,9 miliar, padahal saham UNIC justru naik 4,27% menjadi Rp 4.140 for each saham. Complete volume perdagangan saham UNIC mencapai 7,8 dengan nilai perdagangan Rp 36,9 miliar.

Asing juga menjual saham PT Lender Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 33,4 miliar. Saham BBNI ditutup melemah ,64% menjadi Rp 4.640 per saham. Total volume perdagangan palsu BBNI mencapai 25,5 juta dengan nilai transaksi Rp 119 miliar.

READ  Dilema Pajak Besar - Editorial

Baca juga: IHSG menguat 2,58% dalam sepekan ke 5.053,66 hingga Jumat (9/10)

Berikut adalah 10 saham asing dengan penjualan bersih terbesar pada hari Jumat:

  1. BBRI Rp 37, miliar
  2. UNIC Rp 36,9 miliar
  3. BBNI Rp.33,4 miliar
  4. BBCA Rp 29,5 miliar
  5. LPPF 18,1 miliar Rp

    DONASI, dapatkan kupon free of charge!

    Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menghadirkan artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

    Sebagai ungkapan terima kasih atas perhatiannya, terdapat voucher hadiah free of charge yang bisa digunakan saat berbelanja di TOKO SELAMAT.


Written By
More from Faisal Hadi

Kaleidoskop 2020: pertama kali dalam sejarah membeli minyak di Amerika Serikat alih-alih membayar Halaman semua

JAKARTA, KOMPAS.com – Industri hulu migas menjadi salah satu sektor yang paling...
Read More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *