Indonesia menyetujui rencana pengembangan senilai $2,4 miliar untuk regulator blok Rokan

Tanda Pertamina milik negara terlihat di sebuah pompa bensin di Jakarta, Indonesia 17 Februari 2016. REUTERS/Beawiharta

Bergabunglah sekarang untuk akses GRATIS tanpa batas ke Reuters.com

JAKARTA, 29 April (Reuters) – Regulator hulu minyak dan gas Indonesia SKK Migas telah menyetujui rencana investasi senilai 35 triliun rupiah ($ 2,41 miliar) oleh perusahaan energi milik negara Pertamina untuk meningkatkan produksi dari blok minyak Rokan, katanya dalam sebuah pernyataan di Kamis. .

Persetujuan itu untuk tahap kedua pengembangan Pertamina di Rokan yang mencakup rencana untuk mengebor 821 sumur baru dan peningkatan fasilitas lainnya, kata SKK Migas.

“Blok Rokan masih menjadi tulang punggung produksi minyak nasional dengan rata-rata produksi saat ini sekitar 160.000 barel per hari,” kata Ketua SKK Migas Dwi Soetjipto.

Bergabunglah sekarang untuk akses GRATIS tanpa batas ke Reuters.com

“Kami berharap dengan persetujuan (pengembangan), Pertamina Hulu Rokan dapat mencapai target produksi 180.000 bph tahun ini,” tambah Soetjipto merujuk unit hulu Pertamina yang membidangi operasi blok pengembangan.

Pertamina mengambil alih Rokan, blok penghasil minyak mentah kedua di Indonesia, dari Chevron pada Agustus tahun lalu.

Pertamina Hulu Energi menyambut baik persetujuan tersebut karena bertujuan untuk mengoptimalkan pengembangan blok-blok yang ada melalui proyek-proyek “masif dan agresif”, katanya dalam sebuah pernyataan terpisah.

Sejauh ini pada 2022, Pertamina telah mengebor sekitar 130 sumur minyak baru di Rokan, kata pernyataan itu.

($ 1 = 14.495 rupee)

Bergabunglah sekarang untuk akses GRATIS tanpa batas ke Reuters.com

Pelaporan oleh Fransiska Nangoy Pengeditan oleh Ed Davies

Standar kami: Prinsip Kepercayaan Thomson Reuters.

READ  Nasihat PM Modi Untuk Anggota Baru BJP Rajya Sabha
Written By
More from Suede Nazar
Bea meterai di Indonesia: undang-undang baru yang berlaku
Pada 1 Januari 2021, Indonesia UU No 10 Tahun 2020 Bea Meterai...
Read More
Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *