Klaim wanita Afrika Selatan bahwa dia melahirkan 10 bayi adalah salah

Klaim seorang wanita bahwa dia melahirkan 10 bayi telah ditentang oleh pihak berwenang (Gambar Perwakilan)

Investigasi resmi telah mengungkapkan bahwa klaim Gosiame Sithole telah melahirkan 10 bayi tidak benar. Wanita Afrika Selatan itu menjadi berita utama internasional awal bulan ini dengan mengklaim bahwa dia melahirkan sepuluh kali lipat dalam rekor persalinan. Namun, pemerintah provinsi sekarang mengatakan bahwa tidak ada rumah sakit di provinsi Gauteng yang mencatat sepuluh kali lipat kelahiran, lapor BBC.

Tes medis menunjukkan Sithole, 37, bahkan belum hamil baru-baru ini. Meskipun laporan investigasi resmi tidak memberikan alasan untuk kebohongannya yang rumit, dikatakan bahwa Sithole ditahan di bawah Undang-Undang Kesehatan Mental untuk observasi dan akan didukung.

“Dokter di Rumah Sakit Universitas Steve Biko dan Rumah Sakit Distrik Tshwane telah mengkonfirmasi bahwa tidak ada catatan pengiriman dekuplet ke salah satu fasilitas kesehatan umum di Gauteng,” kata pernyataan itu, menurut pernyataan itu. Binatang harian. “Tidak mungkin 10 atau 8 bayi lahir dan tidak ada bukti keberadaan atau keberadaan mereka yang dapat dibuktikan.”

Kisah Gosiame Sithole melahirkan 10 bayi pertama kali diberitakan oleh Pretoria News yang merupakan bagian dari grup media Independent Online.

Kelompok tersebut telah mempertahankan laporannya, menuduh bahwa rumah sakit dan otoritas kesehatan provinsi berusaha menutupi kelalaian medis.

Jadi bagaimana cerita itu muncul?

Menurut BBC, Sithole dan rekannya, Teboho Tsoetsi, menghadiri gereja yang sama dengan pemimpin redaksi Pretoria News Piet Rampedi. Kedua pesta tersebut ditampilkan pada bulan Desember dan Rampedi mewawancarai pasangan tersebut pada bulan Mei. Pasangan itu mengatakan mereka mengharapkan delapan bayi dan pemotretan menunjukkan Ms Sithole terlihat sangat hamil.

READ  WWDC 2020: Apple Check out mendapat fitur pencegahan COVID-19 yang luar biasa

Pretoria News mengumumkan kelahiran 10 bayi tersebut pada 8 Juni, mengutip Tsotetsi sebagai sumbernya.

Tsoetsi kemudian mengatakan dia menerima berita tentang rekannya melalui pesan teks dan tidak dapat datang ke rumah sakit karena pembatasan Covid. Namun, cerita itu mengangkat alis setelah Tsotetsi tidak mengungkapkan nama rumah sakit tempat decuplet itu dilaporkan dikirim.

Sementara itu, pekerja sosial telah berhasil menemukan Ms. Sithole. Otoritas provinsi Gauteng mengatakan dia dirawat di rumah sakit untuk tes Jumat lalu.

Klik untuk lebih banyak tren baru

More from Casildo Jabbour
Bos mafia Italia menggigit dan memakan jari penjaga penjara
ROMA, KOMPAS.com – SEBUAH bos mafia dari Sisilia, Italia, diduga menggigit dan...
Read More
Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *