Pakistan-Indonesia membahas peluang investasi di berbagai sektor – Pakistan

ISLAMABAD: Pakistan dan Indonesia pada Kamis membahas peluang investasi untuk memperkuat kerja sama ekonomi dan perdagangan di berbagai sektor, termasuk teknologi informasi (TI) dan pariwisata.

Dubes RI untuk Pakistan Adam M. Tugio bersama delegasi mengunjungi Menteri Negara / Ketua Badan Penanaman Modal (BOI) Atif R. Bokhari, dan Sekretaris Badan Penanaman Modal ( BOI) Ms. Fareena Mazhar, BOI Islamabad dan bertukar pandangan tentang perdagangan, investasi, dan hal-hal lain yang menjadi kepentingan bersama.

Dalam pertemuan tersebut, inisiatif pemerintah “Kemudahan Berbisnis” yang paling penting dibahas, siaran pers yang dikeluarkan oleh BOI mengatakan di sini.

Sektor pariwisata juga menjadi bagian dari diskusi dan kedua belah pihak sepakat bahwa sektor disangkal merupakan salah satu bidang di mana bisa saling bekerjasama.

Ketua BOI mengapresiasi usulan Duta Besar Indonesia dan mengatakan bahwa BOI akan menawarkan semua bantuan dan fasilitasi yang memungkinkan untuk mewujudkan usahanya di Pakistan.

Ia menambahkan bahwa perusahaan dapat memiliki pabrik manufaktur di sini di Pakistan dan juga dapat mengekspor ke Afrika.

Dalam pertemuan itu juga dibahas bidang IT.

Alhasil, Ketua BOI menyatakan bahwa perusahaan Indonesia dapat membuka cabang di sini dan menggunakan keahliannya dalam hal ini.

Ketua Dewan Investasi mengapresiasi usulan Dubes RI untuk menjalin dialog antar dunia usaha kedua negara guna mengidentifikasi bidang perdagangan bilateral.

Ia menambahkan, BOI akan terus berupaya untuk memperluas kemitraan ekonomi antara Pakistan dan Indonesia.

Ia menginformasikan bahwa Kedutaan Besar Pakistan di Indonesia telah menawarkan webinar pada Januari 2021 dan BOI juga akan bekerjasama.

Duta Besar menunjukkan bahwa sektor TI Pakistan memiliki para profesional yang sangat terampil.

Dubes RI mengapresiasi upaya BOI dalam perspektif Ease of Undertaking Company (EODB).

READ  Perhatikan! 151 Fintech memiliki izin OJK, selain itu tidak digunakan

Ia juga menegaskan kembali posisi pemerintah dalam bekerja keras untuk kemudahan berusaha (EoDB).

Dia mengatakan investor Indonesia tertarik berinvestasi di sektor pangan di Pakistan.

Dalam prosesnya, Indo Food, salah satu perusahaan terbesar, akan segera menghentikan operasinya di Pakistan.

Sekretaris, BOI, saat menyimpulkan, mengapresiasi sikap ramah Duta Besar terhadap Pakistan dan mengundang investor Indonesia untuk berinvestasi di Pakistan di berbagai sektor ekonomi.

Dia juga menginformasikan bahwa pemerintah Pakistan telah mengambil sejumlah inisiatif untuk menarik investasi asing ke Pakistan dan bahwa BOI sebagai badan tertinggi pemerintah Pakistan untuk promosi dan fasilitasi investasi kepada trader asing, meyakinkan mereka. dukungan penuh saat dibutuhkan.

Written By
More from Faisal Hadi

IHSG Diperkirakan Akan Menguat, Inilah Rekomendasi Saham Senin (30/11)

GAMBAR. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat ,41% menjadi 5.783,34 pada Jumat...
Read More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *