Protes Hasil Pemilu Pakistan, Ribuan Pendukung Imran Khan Blokir Jala

Ribuan pendukung Imran Khan menggelar unjuk rasa di Pakistan sebagai bentuk protes terhadap dugaan kecurangan dalam pemilu. Pada hari Senin (12/2), mereka memblokir jalan raya utama sebagai upaya untuk menarik perhatian masyarakat terhadap tuduhan kecurangan yang terjadi pada pemungutan suara pada tanggal 8 Februari lalu.

Pemungutan suara tersebut dilanda tuduhan kecurangan yang tidak biasa. Layanan operator ponsel setempat dimatikan dengan massal, suatu hal yang belum pernah terjadi dalam sejarah pemilu di Pakistan. Kejadian tersebut mengundang kecurigaan dan memicu banyak kontroversi.

Imran Khan, yang merupakan pemimpin partai Tehreek-e-Insaf (PTI), dan partainya sebenarnya dilarang berpartisipasi dalam pemilu ini. Tuduhan kecurangan yang terjadi merupakan kejadian yang agak mencurigakan bagi partai-partai yang tidak menjadi bagian dari pemilu tersebut. PTI dan beberapa partai lainnya menolak menerima kekalahan di beberapa daerah pemilihan.

Aksi protes yang dilakukan oleh pendukung Imran Khan di kota Lahore juga berakhir dengan puluhan orang yang ditahan. Pihak berwenang mengimbau para demonstran untuk menerima kekalahan dengan sopan dan menjauh dari jalan raya, demi keamanan dan ketertiban.

Imran Khan ternyata tidak bisa mencalonkan diri dalam pemilu ini karena hukuman pidana yang dijatuhkan terhadapnya. Ia meyakini bahwa hukuman tersebut bermotif politik dan terkesan ingin menghalangi langkah politiknya.

Meskipun demikian, hasil penghitungan akhir menunjukkan bahwa kandidat yang didukung oleh Imran Khan berhasil memenangkan lebih banyak kursi dibandingkan dengan partai politik yang sebelumnya menggulingkannya dari kekuasaan dua tahun lalu. Hal ini menunjukkan dukungan kuat yang diterima oleh Imran Khan dan PTI dari masyarakat Pakistan.

Protes ini membuka ruang diskusi mengenai integritas pemilu di Pakistan. Walaupun pemerintah berupaya untuk menenangkan situasi, pada akhirnya masyarakat lah yang menentukan apakah tindakan protes yang dilakukan oleh pendukung Imran Khan merupakan langkah yang benar dalam upaya memperbaiki sistem politik di negara ini.

Written By
More from Kaden Iqbal
Guy menggunakan pengontrol PS5 untuk menyuntikkan sperma dengan robot dan membuat bayi
Gambar: sony Sony terus mengatakan “permainan tidak memiliki batas”, dan seorang peneliti...
Read More
Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *