SpaceX Meluncurkan Lebih dari Seratus Muatan pada Misi Falcon 9 Vandenberg – Bolamadura

SpaceX Meluncurkan Lebih dari Seratus Muatan pada Misi Falcon 9 Vandenberg – Bolamadura

SpaceX Sukses Meluncurkan Misi Transporter-9 dengan 113 Muatan
Pangkalan Angkatan Luar Angkasa Vandenberg, California – SpaceX, perusahaan antariksa milik Elon Musk, pada tahun 2023 berhasil meluncurkan misi Transporter-9 untuk keempat kalinya. Peluncuran ini dilakukan pada pukul 10:49 PT (18:49 UTC) dari Space Launch Complex 4 East (SLC-4E) di Pangkalan Angkatan Luar Angkasa Vandenberg, California. Misi ini adalah lanjutan dari serangkaian misi yang dilakukan oleh SpaceX dalam waktu singkat, termasuk meluncurkan konstelasi satelit Starlink dan misi pasokan kargo ke Stasiun Luar Angkasa Internasional.

Misi Transporter-9 kali ini mencakup total 113 muatan, di mana 90 di antaranya dikerahkan langsung dari roket Falcon 9. Sementara itu, sisanya, yaitu 23 satelit, akan dikerahkan dari kendaraan transfer orbit di kemudian hari. Salah satu perusahaan observasi bumi yang ikut serta dalam misi Transporter-9 ini adalah Planet Labs PBC, yang mengirimkan 36 satelit SuperDove tambahan dan satelit demonstrasi teknologi Pelican-1.

Satelit SuperDove merupakan satelit observasi Bumi dengan ukuran kecil yang dapat mengumpulkan gambar-gambar resolusi tinggi dari permukaan bumi. Sementara itu, satelit Pelican-1 merupakan satelit untuk demonstrasi teknologi baru yang dikembangkan oleh Planet Labs PBC.

Tak hanya itu, misi Transporter-9 juga berhasil mengerahkan beberapa muatan rideshare setelah 54 menit peluncuran. Muatan rideshare tersebut antara lain satelit GHGSat-C9, Djibouti-1A, dan FalconSAT-X. GHGSat-C9 merupakan satelit pemantauan CO2 komersial pertama di dunia yang digunakan untuk mengumpulkan data mengenai konsentrasi gas CO2 di atmosfer. Sedangkan, Djibouti-1A adalah satelit yang mengirimkan data cuaca dan sumber daya air di Afrika. Terakhir, FalconSAT-X adalah satelit akademik yang merupakan bagian dari eksperimen Departemen Pertahanan Amerika Serikat.

Peluncuran misi Transporter-9 ini juga menunjukkan kemampuan SpaceX dalam melakukan pendaratan roket kembali. Pada peluncuran kali ini, booster tahap pertama dengan kode B1071 berhasil mendarat dengan aman di Landing Zone 4 (LZ-4). Hal ini menunjukkan kesuksesan SpaceX dalam mengembangkan teknologi pendaratan roket untuk digunakan kembali dalam misi-misi berikutnya.

READ  Sampel Asteroid Terbesar NASA Mendarat di Gurun Utah

Dengan suksesnya misi Transporter-9 ini, SpaceX semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu perusahaan antariksa terkemuka di dunia. Peluncuran-peluncuran yang dilakukan oleh SpaceX tidak hanya bertujuan untuk mengirimkan muatan ke luar angkasa, tetapi juga untuk mengembangkan teknologi penerbangan antariksa yang lebih efisien dan berkelanjutan.

Written By
More from Umair Aman
Badminton – Pemenang baru dan pecundang besar, karena COVID-19 mengganggu acara
TOKYO, 30 Juli (Reuters) – Bulu tangkis di Olimpiade Tokyo 2020 selama...
Read More
Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *