Universiti Teknologi Brunei (UTB) mempertahankan posisinya di Top 150 dari Quacquarelli Symonds World University Rankings 2022

BANDAR SERI BEGAWAN, 9 April (Buletin Borneo/ANN): Universiti Teknologi Brunei (UTB) mempertahankan posisinya di Top 150 Quacquarelli Symonds World University Rankings (QSWUR) 2022 berdasarkan mata pelajaran.

Laporan QSWUR 2022 berdasarkan subjek mengungkapkan bahwa jurusan teknik perminyakan UTB tetap berada di Top 101-150 dan saat ini menempati peringkat ke-44 di Asia, ke-10 di Asia Tenggara dan mempertahankan posisinya sebagai Universitas Kesultanan untuk Teknik Perminyakan teratas. .

Menurut laporan tersebut, untuk menghasilkan peringkat ini, lebih dari 14,7 juta artikel unik, menghasilkan hampir 96 juta kutipan, dianalisis.

UTB dinilai terhadap 1.543 institusi lain di seluruh dunia dalam 51 mata pelajaran di lima bidang studi yang luas, menciptakan total lebih dari 17.700 entri yang dinilai. Angka-angka ini mencerminkan beberapa besarnya upaya besar yang dilakukan untuk menghasilkan peringkat subjek ini.

Prestasi ini menempatkan UTB di peringkat 10 Asia Tenggara bersama National University of Singapore (NUS); Universiti Teknologi Petronas (UTP) Malaysia, Universiti Teknologi Malaysia (UTM), Universiti Putra Malaysia (UPM) dan UCSI University Malaysia; Institut Teknologi Bandung (ITB) di Indonesia; Universitas Chulalongkorn Thailand dan Institut Teknologi Raja Mongkut Ladkrabang (KMITL); dan Universitas Nasional Viet Nam Kota Ho Chi Minh (VNU-HCM) di Vietnam.

Universitas bergengsi lainnya yang juga masuk dalam 150 Besar termasuk Universitas Coventry, Universitas Royal Holloway London dan Universitas Bradford di Inggris; Universitas Edith Cowan di Australia; dan Universitas Negeri Louisiana, Universitas Negeri Mississippi, dan Universitas Sains dan Teknologi Missouri, AS (AS), antara lain.

Ketua Program Teknik Perminyakan dan Kimia di Fakultas Teknik UTB Dr. Mohammad Hazwan bin Azri mengaitkan kinerja universitas yang luar biasa karena kemitraan yang kuat dari lembaga tersebut, di samping penelitiannya dengan perusahaan minyak dan gas besar di Brunei.

READ  NASA merilis gambar yang mengungkapkan alam semesta 'tidak terlihat'

Oleh karena itu, program Teknik Perminyakan UTB menjaga nilai nominalnya dengan universitas global lainnya. Ia juga menghubungkan keberhasilan fakultas dengan staf yang sangat terampil dan berpengetahuan, serta akademisi yang ahli yang sangat kompeten di bidangnya masing-masing. – Buletin Borneo/ANN

Written By
More from Faisal Hadi
Luar biasa! Antam ternyata akan beroperasi di Gunung Emas seharga Rp.228 triliun!
Jakarta, CNBC Indonesia – PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) mengincar pengelolaan Gunung...
Read More
Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *