Usaha Attila Syach Mencari Anaknya, Diduga Dibawa Kabur Orang Tak Dikenal

Attila Syach terus mencari anaknya yang diduga dibawa kabur oleh orang tak dikenal. Dia telah melaporkan kejadian tersebut ke Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dan Polres Bogor. Pada hari ini, Attila Syach datang ke Polres Bogor untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut (BAP tambahan), ia juga membawa pengasuh anaknya untuk memberikan keterangan.

Diduga ada lima orang tak dikenal yang membawa kabur anak Attila Syach saat mereka berada di area tempat berenang. Hingga saat ini, Attila Syach belum mengetahui siapa orang di balik aksi tersebut. Pada Kamis kemarin, Attila Syach juga mendatangi KPAI untuk meminta bantuan sebagai fasilitator dalam menyelesaikan kasus ini.

Attila Syach mengungkapkan bahwa anaknya pernah mengalami percobaan penculikan sebelumnya di area sekolah. Kejadian terakhir terjadi saat anaknya berada di ekskul renang, di mana empat perempuan dan satu laki-laki membawanya pergi. Hal ini membuat Attila Syach sangat kecewa dan berharap KPAI dapat membantu untuk melihat keadaan anaknya yang tidak dapat ditemukan hingga saat ini.

KPAI sendiri menjamin akan membantu Attila Syach dalam menyelesaikan kasus ini. Mereka akan melakukan investigasi lebih lanjut dan bekerja sama dengan Polres Bogor untuk mencari tahu keberadaan anak Attila Syach. Kepala KPAI, Susanto, menyatakan bahwa pihaknya mengutamakan keselamatan dan perlindungan anak dalam menghadapi kasus seperti ini.

Hingga saat ini, belum ada perkembangan terbaru mengenai kasus ini. Attila Syach dan pihak berwenang terus berupaya mencari informasi dan petunjuk yang dapat membantu menemukan anak yang dikaburkan ini. Semua pihak berharap kasus ini segera terselesaikan dengan selamat dan anak Attila Syach dapat kembali ke keluarganya dengan baik.

Written By
More from Umair Aman
Tottenham ‘Parking bus’, Liverpool: Kalahkan terus!
Jakarta – Liverpool berhasil membongkar rapat pembela Tottenham Hotspur dan meraih kemenangan...
Read More
Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *