WHO Ungkap Kondisi Terkini di Gaza: Semakin Buruk Setiap Jam – Bolamadura

Serangan brutal Israel terhadap Gaza terus berlanjut setelah gencatan senjata tak diperpanjang pada 30 November. Perwakilan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) di Palestina, Richard Peeperkorn, mengungkapkan betapa buruknya situasi di Gaza setelah serangkaian serangan mematikan yang dilancarkan oleh Israel.

Pengeboman intensif terus berlangsung di wilayah selatan Gaza, termasuk di Khan Younis dan Rafah. Taktik Israel yang menggunakan fasilitas sipil sebagai target juga semakin meresahkan. Mereka bahkan diketahui menempatkan penembak jitu di bangunan-bangunan, mengancam jiwa warga sipil yang tak berdosa.

Salah satu korban terburuk adalah kamp pengungsi di Jabalia Al Balad yang diserang, menewaskan setidaknya 15 orang. Situasi semakin mengerikan dengan serangan di kamp pengungsi Nuseirat yang mengakibatkan kematian sedikitnya 50 orang. Para korban yang selamat dari serangan ini banyak yang mengalami luka-luka dan saat ini dirawat di Rumah Sakit Nasser.

Meskipun gencatan senjata antara Israel dan Hamas sempat sepakat pada 24 November, namun gencatan senjata tersebut berakhir pada 30 November. Ironisnya, Israel justru melanjutkan serangan besar-besaran setelah gencatan senjata berakhir, semakin meningkatkan jumlah korban tewas yang mengenaskan.

Sejak dimulainya agresi Israel pada 7 Oktober, warga sipil menjadi sasaran utama serangan. Total korban meningkat pesat menjadi 16.000 jiwa. Ini adalah catatan yang menghancurkan, yang menunjukkan betapa tak berperikemanusiaan serangan Israel ini.

Komunitas internasional seharusnya terus mengawasi situasi di Gaza dan mendesak agar kekerasan dihentikan secara segera. Rakyat Palestina membutuhkan bantuan dan perlindungan internasional untuk mengakhiri kebrutalan yang mereka alami.

Bolamadura terus mengikuti perkembangan situasi di Gaza dan akan terus memberitakan berita-berita terkini mengenai konflik ini. Mari kita bersama-sama berdoa dan berusaha menjaga perdamaian di wilayah tersebut.

Written By
More from Faisal Hadi
Pusat mengadakan pertemuan multi-stakeholder pada hari Senin untuk menyelesaikan strategi KTT G-20 2023
Pusat akan mengadakan pertemuan multi-stakeholder pada hari Senin untuk mengumpulkan saran, mendiskusikan...
Read More
Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *