Student shares frustration on possibility of having to leave US

Ada lebih dari 1 juta siswa internasional di Amerika. Dari sinilah mereka berasal

Beberapa universitas Amerika, termasuk institusi elit seperti Harvard dan Princeton, telah mengumumkan beberapa diantaranya proporsi pengajaran mereka akan dilakukan secara online, bahkan untuk siswa yang berbasis di kampus, dalam menanggapi pandemi Covid-19, yang telah melonjak di AS dalam beberapa pekan terakhir.
Langkah ini dapat mempengaruhi lebih dari satu juta siswa internasional yang sedang belajar di AS. Menurut Institut Pendidikan Internasional, 2018-2019 adalah tahun keempat berturut-turut dimana lebih dari satu juta siswa internasional belajar di institusi-institusi Amerika.

Sebagian besar siswa tersebut berasal dari negara-negara Asia, dengan jumlah terbesar dengan jarak yang agak jauh dari China (369.548) dan India (202.014). Sebaliknya, hanya 26.122 berasal dari Kanada (di tempat kelima) dan 15.229 dari Meksiko (di tempat kesepuluh).

Sementara 2018-2019 menetapkan rekor tertinggi baru untuk siswa luar negeri di AS, data IIE menunjukkan penurunan kecil dalam asupan selama tahun-tahun yang mencakup 2016-2019, yang bertepatan dengan pemilihan dan kepresidenan Donald Trump.

Menurut IIE, sebagian besar dana untuk siswa internasional berasal dari luar negeri, daripada didanai oleh lembaga tuan rumah mereka, yang berarti bahwa siswa internasional adalah bisnis besar bagi universitas-universitas Amerika. Sementara siswa masih akan diminta membayar uang sekolah, ada kemungkinan bahwa kebijakan yang bermusuhan terhadap orang-orang yang ingin belajar di AS dapat mencegah calon siswa.

New York City adalah rumah bagi sebagian besar siswa internasional, berkat New York University dan Columbia University menjadi tuan rumah bagi 19.605 dan 15.897 siswa masing-masing.

Relatif sedikit siswa luar negeri yang datang dari negara-negara Eropa, sementara negara-negara Eropa adalah tujuan paling populer bagi siswa Amerika yang belajar di luar negeri. Dari 341.751 siswa Amerika di luar negeri, 12% berada di Inggris, 11% di Italia, 10% di Spanyol dan 5% di Prancis. Sebaliknya, 51 negara yang dihitung IIE sebagai negara Eropa hanya menyumbang 8% dari siswa internasional yang saat ini berada di AS.

READ  Pembawa acara radio BBC berhenti setelah penghinaan rasial digunakan dalam berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *