Arab Saudi dukung pembangunan masjid di universitas Indonesia

Laporan Lembaran Saudi

JAKARTA— Menteri Urusan Islam Dr. Abdullatif Al-Sheikh pada hari Rabu menyerahkan dukungan Arab Saudi untuk pembangunan Masjid Fakultas Pendidikan Universitas Sharif Hidayatullah.

Dukungan tersebut diterima oleh direktur universitas, Profesor Amani Lobis, dalam pertemuan di Jakarta antara kedua pejabat tersebut.

Lobis mengucapkan terima kasih dan terima kasih atas nama dirinya dan seluruh pegawai universitas kepada pemerintah Penjaga Dua Masjid Suci dan Putra Mahkota atas upaya mereka dalam pengabdian kepada Islam dan umat Islam.

Dia mencatat bahwa masjid akan dibangun di sebelah Sekolah Tinggi Pendidikan di kampus universitas.

“Ini akan menjadi mercusuar ilmu dan seruan untuk menyebarkan nilai-nilai toleransi Islam dan mengajarkan bahasa Arab,” ujarnya.

Lobis menambahkan, proyek ini akan melayani dosen dan karyawan kampus dan lingkungan sekitar universitas untuk menyelenggarakan sholat lima waktu dan sholat Jumat, dan akan dibangun dengan gaya urban modern dengan segala fasilitasnya. .

Dr. Al-Sheikh akan melakukan perjalanan ke Bali untuk berpartisipasi dalam konferensi ASEAN “Khayr Ummah” ke-2.

Acara ini diselenggarakan oleh Kementerian Urusan Islam, Banding dan Bimbingan pada hari Kamis.

Sekitar 130 menteri, mufti, presiden universitas Islam, pusat dan asosiasi, serta pemimpin agama dan budaya dari negara-negara ASEAN akan hadir.

Konferensi ini bertujuan untuk menunjukkan sumber amal umat dan wilayahnya yang luas, dan untuk menyediakan sumber daya yang dibutuhkan untuk menjangkau mereka.

Ini akan menyoroti upaya institusi Islam dalam mempromosikan amal umat dan mendorong komunikasi antara institusi dan kepribadian Islam untuk melayani tujuan ini.

Selama empat sesi konferensi, para peserta akan membahas beberapa tema, antara lain amal bangsa dalam ilmu pengetahuan, aksi dan seruan kepada Allah, dan amal bangsa dalam sentralitasnya di antara bangsa-bangsa.

READ  Untuk pertama kalinya, teleskop radio mengidentifikasi "Planet Super"

Ini akan fokus pada peringatan bahaya radikalisme dan penyimpangan, serta pemeriksaan model amal bangsa modern dan upayanya untuk menyatukan masyarakat, budaya dan agama.

Konferensi ini akan mempertemukan delegasi peserta dari negara-negara ASEAN: Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, Brunei, Kamboja, Laos, Myanmar dan Vietnam.

Konferensi tersebut merupakan bagian dari upaya besar Arab Saudi di bawah kepemimpinan Raja Salman dan Putra Mahkota serta Perdana Menteri Pangeran Mohammed Bin Salman untuk melayani Islam dan Muslim di seluruh dunia.

Kementerian Islam, Himbauan dan Bimbingan bersama Kementerian Agama RI menggelar konferensi pers persiapan launching Konferensi Islam ke-2 Negara-Negara ASEAN di Bali “Khayr Ummah”.

Wakil Presiden RI Haji Ma’ruf Amin diharapkan hadir. Konferensi akan berlangsung dari 21 hingga 23 Desember.

Written By
More from Faisal Hadi
10 saham paling dicari asing 14 Oktober 2020, ada bank umum dan emiten grup Bakrie
Bisnis.com, JAKARTA – Saham bank dan tambang batu bara menempati urutan teratas...
Read More
Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *