AS & Inggris Menyerang Houthi Yaman, Respon Dunia – Bolamadura

Serangan Amerika Serikat (AS) dan Inggris terhadap Yaman semakin menjadi perhatian dunia internasional. Kedua negara tersebut diduga sedang memanasinya situasi di Laut Merah dengan menargetkan pelayaran internasional. Serangan ini mendapat ancaman balasan dari kelompok Houthi yang mengancam akan menyerang semua kepentingan AS dan Inggris.

Pemberontak Houthi juga berjanji akan terus menargetkan kapal-kapal yang terkait dengan Israel di Laut Merah. Hal ini menyebabkan puluhan ribu warga Yaman berkumpul untuk mengutuk serangan AS dan Inggris serta menegaskan dukungan mereka terhadap Palestina.

Serangan ini juga mendapatkan tanggapan dari Iran yang menganggapnya sebagai pelanggaran terhadap kedaulatan dan integritas wilayah Yaman. Sementara itu, Arab Saudi mengeluarkan seruan untuk menahan diri dan menghindari eskalasi setelah serangan tersebut.

Tidak hanya itu, Turki juga mengutuk serangan tersebut dan menyebut bahwa AS dan Inggris berusaha mengubah Laut Merah menjadi lautan darah. Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) juga turut campur dalam situasi ini dengan meminta semua pihak untuk tidak memperburuk situasi di Laut Merah.

Rusia pun angkat bicara dan menyatakan bahwa serangan AS dan Inggris tersebut melanggar hukum internasional. Prancis juga menegaskan kecaman terhadap serangan Houthi dan menyerukan penghentian segera serangan tersebut.

Di sisi lain, Jerman berusaha meredakan ketegangan dan memulihkan stabilitas di Laut Merah. Sedangkan Spanyol tidak akan melakukan intervensi militer di Laut Merah dan tetap berkomitmen terhadap perdamaian dan dialog.

Negara Mesir pun menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas meningkatnya operasi militer di Laut Merah dan serangan udara di Yaman. Belgia pun bekerja sama dengan Uni Eropa dan AS untuk mengembalikan keamanan di Laut Merah.

Sementara itu, Uni Emirat Arab (UEA) juga sangat prihatin atas dampak serangan tersebut terhadap pelayaran di Laut Merah. Semua pihak berharap situasi ini dapat segera diselesaikan dengan perdamaian dan dialog agar stabilitas di Laut Merah dapat dipulihkan.

More from Casildo Jabbour
Gunung es terbesar di dunia hancur saat gletser menyusut
Iceberg A-76, lahir dari Ronne Ice Shelf, sekarang mengapung di Laut Weddell...
Read More
Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *