ASEAN-additionally-tiga untuk bertemu di Laut Cina Selatan, hubungan ekonomi

ASEAN-additionally-tiga untuk bertemu di Laut Cina Selatan, hubungan ekonomi

(kiri) Menlu Malaysia Zambry Abdul Kadir, Menlu Filipina Enrique Manalo, Menlu Singapura Vivian Balakrishnan, Menlu Thailand Don Pramudwinai, Menlu Vietnam Bui Thanh Son, Menlu Indonesia Retno Marsudi, Menlu Laos Saleumxay Kommasith, Menlu Kedua Erywan Yusof, Menteri Luar Negeri Kamboja Prak Sokhonn, Menteri Luar Negeri Timor Leste Bendito Freitas dan Sekretaris Jenderal ASEAN Kao Kim Hourn berpose untuk foto keluarga selama Pertemuan Menteri Luar Negeri Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) di Jakarta pada 11 Juli 2023.

JAKARTA, Indonesia — Kerja sama ekonomi dan Laut China Selatan yang disengketakan akan menjadi agenda ketika para menteri luar negeri Asia Tenggara bertemu dengan mitra mereka dari China, Jepang, dan Korea Selatan pada hari Kamis untuk ASEAN-in addition-a few.

China akan diwakili dalam pembicaraan tersebut oleh diplomat senior Wang Yi, bukan Menteri Luar Negeri Qin Gang setelah Qin mengundurkan diri karena “alasan kesehatan”, menurut Kementerian Luar Negeri China.

Menteri Luar Negeri Jepang Yoshimasa Hayashi dan mitranya dari Korea Selatan Park Jin juga akan hadir.

Pengelompokan itu dibuat setelah krisis keuangan Asia 1997 untuk mengembangkan hubungan ekonomi yang lebih baik antara negara-negara Asia Tenggara dan kekuatan Asia Timur.

Anggota Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara termasuk Indonesia, Malaysia, Singapura, Brunei, Thailand, Kamboja, Vietnam, Laos, Filipina, dan Myanmar.

Para ahli mengatakan Laut China Selatan akan menjadi prioritas karena China mengklaim hampir seluruh jalur air strategis dan beberapa anggota ASEAN mengeluh bahwa Beijing melanggar klaim teritorial mereka sendiri yang tumpang tindih di sana. .

Iklan




Gulir untuk melanjutkan

“Laut China Selatan kemungkinan akan menjadi salah satu isu yang dibahas pada pertemuan ASEAN-plus-tiga mengingat ketegangan baru-baru ini di kawasan tersebut,” kata Aleksius Jemadu, seorang profesor di Universitas Pelita Harapan di Jakarta.

READ  `` Krisis Myanmar membuktikan lagi ketidakberdayaan blok ASEAN ''

Jalur air tersebut merupakan rute pengiriman yang penting dan krusial untuk rantai pasokan world wide Tokyo dan Seoul.

Kekuatan Barat dan Asia telah diguncang oleh meningkatnya ketegasan Beijing di wilayah tersebut, di mana ia menekan Taiwan yang memiliki pemerintahan sendiri dan kapal patrolinya bentrok dengan kapal dari negara lain.

Krisis di Myanmar yang rawan kudeta juga akan masuk dalam daftar topik yang akan dibahas, karena ini adalah masalah pelik yang memecah belah anggota ASEAN, kata Teuku Rezasyah, pakar hubungan internasional di Universitas Padjadjaran.

“Baik Jepang maupun Korea Selatan memiliki kepentingan untuk mencegah Myanmar bergabung kembali dengan orbit China,” katanya.

Pertemuan grup baru-baru ini telah membahas cara untuk bekerja sama dengan lebih baik dalam kesehatan dan pemulihan ekonomi dari pandemi Covid-19 untuk menjadikan kawasan Asia-Pasifik sebagai salah satu pendorong utama pertumbuhan ekonomi world wide.

Pertemuan para menteri ASEAN juga akan diadakan sekitar pembicaraan ASEAN-in addition-tiga hari Kamis dengan negara-negara yang berpartisipasi dalam KTT Asia Timur hari Jumat.

Ini termasuk India, Selandia Baru, Australia, Rusia, Cina, Jepang, Uni Eropa, Inggris Raya, dan Kanada.

Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken tiba di Jakarta pada Kamis pagi dan akan bertemu dengan anggota ASEAN keesokan harinya.

Written By
More from Faisal Hadi
Kementerian mencantumkan empat kunci untuk mempromosikan bisnis inklusif
Jakarta (ANTARA) – Kementerian Koperasi dan UKM telah merinci empat kunci utama...
Read More
Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *