Erick menarik Arief Budiman dari posisi bos Danareksa

Jakarta, CNBC Indonesia – Menteri perusahaan publik Erick thohir membentuk kembali dewan direksi dan komisaris PT Danareksa (Persero).

Perubahan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Nomor: SK – 323 / MBU / 10/2020 tentang Pemberhentian, Perubahan Nomenklatur Jabatan dan Pengangkatan Anggota Direksi PT Danareksa (Persero) dan SK – 324 / MBU / 10/2020 tentang pemberhentian, perubahan nomenklatur jabatan dan pengangkatan anggota Dewan Komisaris PT Danareksa (Persero).

Khusus untuk jabatan direktur utama, Erick memecat Arief Budiman dari jabatannya. Arief digantikan oleh Arisudono Soerono yang sebelumnya menjabat sebagai Chairman dan CEO PT Asset Management Firm (Persero) atau PPA.

Arief sendiri baru dua tahun menjadi presiden Danareksa. Diangkat berdasarkan keputusan rapat umum pemegang saham perusahaan (persero) PT Danareksa SK nomor – 241 / MBU / 09/2018 perihal pemberhentian dan pengangkatan ketua dan CEO perseroan untuk Perseroan Terbatas (Persero) PT Danareksa for each 13 September 2018.

Ada pula perubahan posisi Komisaris Senior. Pos Krisna Wijaya digantikan oleh Robert Pakpahan. Robert adalah mantan Direktur Jenderal Pajak di Kementerian Keuangan.


Berikut susunan direksi dan auditor Danareksa for each 9 Oktober 2020:

Direktur
Arisudono Soerono: Direktur Utama
Muhammad Teguh Wirahadikusumah: Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko
Andry Setiawan: Direktur Investasi
M. Irwan: Direktur Sumber Daya Manusia dan Hukum

Komisaris
Robert Pakpahan: Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen
Barita Simanjuntak: kurator
Sonny Loho: komisaris
Mirza Adityaswara: kurator independen

“Pergantian direksi dan auditor yang berlaku efektif sejak 9 Oktober 2020 ini merupakan langkah untuk semakin memperkuat posisi Danareksa di bidang jasa keuangan, pasar modal, dan interbank switching.” Tulis Danareksa, dikutip dari situs resmi perusahaan, Minggu (10/11/2020).

READ  `` Krisis Myanmar membuktikan lagi ketidakberdayaan blok ASEAN ''

Danareksa saat ini memiliki 3 anak perusahaan, yaitu PT Danareksa Money (99,90% saham), PT Danareksa Finance (99,99% saham) dan PT Jalin Payment Nusantara (67% saham). Sedangkan yang menjadi bagian dari entitas asosiasi adalah PT Danareksa Expense Management (65% saham), PT Danareksa Sekuritas (33% saham).

“Dengan pergantian ini secara resmi, seluruh jajaran direksi, direksi dan seluruh karyawan grup Danareksa mengucapkan terima kasih atas komitmen dan kontribusi anggota dewan auditor dan direksi yang sudah tidak menjabat lagi” Tulis Danareksa.

[Gambas:Video CNBC]

(Teman / teman)


Written By
More from Faisal Hadi
Gempa berkekuatan 6, SR mengguncang provinsi paling timur Indonesia, Papua
Gempa berkekuatan 6, mengguncang provinsi paling timur di Indonesia, Papua pada hari...
Read More
Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *