Huawei Petal Search Jadi Mesin Pencari, Siap Bersaing dengan Google?

Petal Search adalah mesin pencari aplikasi yang belum tersedia di galeri aplikasi.

REPUBLIKA.CO.ID, BEIJING – Galeri aplikasi berfungsi sebagai toko aplikasi Huawei untuk sementara. Pada bulan Juni, Huawei meluncurkan Petal Search. Petal Search adalah mesin pencari yang menyediakan APK aplikasi populer yang belum tersedia di galeri aplikasi kepada pengguna.

Laporan GSMArena, Minggu (13/9), kini Petal Search memiliki fitur yang lebih bermanfaat dan bisa berfungsi sebagai mesin pencari independen, selain membantu pengguna menemukan aplikasi.

Aplikasi Petal Search saat ini beroperasi sebagai mesin pencari umum yang memberikan hasil untuk pertanyaan umum serta berita, gambar dan video. Pengguna juga dapat menggunakannya untuk membeli dan memesan penerbangan seperti di Google atau Bing.

Sedang diuji GSMArena, hasilnya disediakan oleh Microsoft Bing, meskipun laporan lain mengklaim bahwa kawasan seperti Spanyol dan Turki memiliki pengindeksan independen langsung dari Huawei.

Pengguna juga dapat menambahkan widget Petal Search langsung ke layar beranda untuk akses yang lebih mudah. Menurut laporan, Huawei sedang mencari cara untuk merombak Petal Search lebih lanjut, mengintegrasikan asisten digitalnya sendiri Celia dengan tujuan menjadi independen dari Google di dunia pencarian.

Di sisi lain, setahun lalu Huawei meluncurkan sistem operasinya sendiri, HarmonyOS. CEO Richard Yu mengumumkan Harmony OS 2.0 pada 10 September selama konferensi di Konferensi Pengembang Huawei dan akhirnya diperluas ke perangkat lain.

Sistem operasinya dirancang dengan fungsionalitas lintas platform dari bawah ke atas dengan dukungan mulai dari TV pintar hingga jam tangan pintar, dan tentu saja smartphone. Yu menyebutkan, smartphone pertama dengan sistem operasi milik Huawei bisa tiba tahun depan, meski tidak ada yang spesifik. Sepertinya itu akan terbatas pada China pada awalnya.

READ  Kerennya, Google Meet memperluas layanan premium gratis hingga tahun depan

HarmonyOS 2.0 SDK untuk smart TV, smartwatch, radio mobil akan tersedia mulai 10 September, sedangkan versi untuk smartphone akan datang pada akhir Desember. Huawei telah mengungkapkan proyek OpenHarmony-nya yang open-source mengambil HarmonyOS mirip dengan AOSP (Android Open Source Project). Ini akan segera dibuka untuk pengembang dan akan mendukung perangkat dengan RAM serendah 128KB.

Written By
More from Kaden Iqbal

Dalam praktiknya, Samsung DeX membuat multitasking lebih mudah

Jakarta, Beritasatu.com – Pekerjaan seringkali menuntut kita untuk melakukan banyak hal dalam...
Read More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *