Iran Bertekad Membalas Ledakan Bom ISIS yang Menewaskan 84 Orang – Bolamadura

Presiden Iran Ebrahim Raisi dan Panglima Korps Garda Revolusi Iran Mayor Jenderal Hossein Salami telah bersumpah untuk membalas kematian 84 korban dalam serangan bom yang terjadi baru-baru ini. Dua ledakan bom terjadi saat peringatan meninggalnya Jenderal Qassem Soleimani, yang mengakibatkan puluhan orang kehilangan nyawa.

Presiden Iran dan Panglima Korps Garda Revolusi Iran dengan tegas menyatakan komitmen mereka untuk membalas kematian para korban. Ledakan bom ini dianggap sebagai pembalasan atas kematian Jenderal Qassem Soleimani yang terjadi pada Januari 2020.

Kejadian ini menunjukkan eskalasi ketegangan di antara Iran dan negara-negara yang dianggap bertanggung jawab atas kematian Jenderal Soleimani. Iran menegaskan bahwa mereka tidak akan tinggal diam terhadap serangan tersebut.

Menyusul serangan tersebut, Presiden Ebrahim Raisi telah mengadakan pertemuan dengan para pemimpin militer dan intelijen Iran, di mana mereka membahas langkah-langkah yang akan diambil sebagai respons terhadap serangan tersebut. Iran akan mengambil tindakan tegas untuk memastikan keamanan dan menjunjung tinggi kedaulatan negara.

Serangan mematikan ini juga menimbulkan kekhawatiran internasional tentang eskalasi ketegangan di Timur Tengah. Komunitas internasional, termasuk PBB, telah menyerukan dialog damai dan penyelesaian diplomatis dalam mengatasi ketegangan yang sedang terjadi.

Sementara itu, Inggris dan Amerika Serikat telah mengecam serangan ini dan menyatakan solidaritas mereka dengan Iran. Mereka menekankan pentingnya menghindari tindakan yang dapat memperburuk situasi di kawasan tersebut.

Dalam situasi ini, Indonesia sebagai negara dengan tradisi diplomasi yang kuat, mendorong para pihak untuk mencari solusi damai dan menyelesaikan konflik secara diplomatis. Sebagai negara yang teguh dalam prinsip kedaulatan dan ketertiban internasional, Indonesia siap memberikan bantuan dan dukungan untuk mendorong dialog dan penyelesaian yang aman.

READ  Inggris tergelincir di belakang India untuk menjadi ekonomi terbesar keenam di dunia | berita Dunia

Kejadian ini menunjukkan bahwa ketegangan di Timur Tengah masih tetap tinggi dan membutuhkan upaya bersama dari komunitas internasional untuk mengurangi konflik dan memastikan perdamaian regional. Semoga serangan ini menjadi pemicu bagi negara-negara terlibat untuk lebih berkomitmen dalam mengambil langkah-langkah diplomasi yang efektif dan membangun perdamaian yang langgeng.

Written By
More from Kaden Iqbal
iOS 16 segera hadir di iPhone 13, iPhone 12, dan lainnya! Inilah yang diharapkan di Apple WWDC 2022
Kabar baik untuk iPhone 13, iPhone 12 dan pengguna model lainnya, karena...
Read More
Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *