Karyawan tersebut secara tidak sengaja dibayar 286 kali gajinya; mengundurkan diri dan menghilang di Chili

Seorang pria dibayar 286 kali gajinya

Foto: iStock

HIGHLIGHT

  • Pria itu bekerja di Consorcio Industrial de Alimentos (Cial) di Chili
  • Perusahaan secara tidak sengaja membayarnya 165.398.851 peso Chili (Rs 1,42 crore), bukannya 500.000 peso (Rs 43.000) yang menjadi haknya.
  • Dia dilaporkan mengundurkan diri dan menghilang setelah berjanji untuk mengembalikan uang yang lebih dibayar
Seorang pria yang secara tidak sengaja dibayar 286 kali gajinya bulan lalu telah keluar dari perusahaan dan menghilang setelah berjanji kepada majikannya bahwa dia akan mengembalikan jumlah yang lebih dibayar.
Pria itu bekerja di Consorcio Industrial de Alimentos (Cial), salah satu produsen charcuterie terbesar di Chili. Perusahaan secara tidak sengaja membayar karyawan tersebut 165.398.851 peso Chili (Rs 1,42 crore), bukannya 500.000 peso (Rs 43.000) yang menjadi haknya, menurut media lokal.

Karyawan tersebut telah menghubungi asisten manajer di departemen sumber daya manusia untuk melaporkan kesalahan pembayaran.

Berita Terkait

Pria mengenakan wig dan gaun saat mencoba memasuki Festival Musik Glastonbury dengan tiket wanita

Seorang pria mengenakan wig dan gaun dalam upaya untuk memasuki Festival Musik Glastonbury dengan tiket wanita

Manajemen perusahaan memeriksa catatan mereka dan memastikan bahwa karyawan tersebut telah salah dibayar sekitar 286 kali gaji bulanan mereka. Karyawan tersebut diminta untuk mengembalikan uang kelebihan pembayaran tersebut.

Pekerja dilaporkan setuju untuk pergi ke banknya untuk membayar kembali jumlah kelebihan yang dibayarkan kepadanya. Namun, dia tampaknya tidak ingin mengembalikan uang itu.

Ketika perusahaan tidak menerima pemberitahuan pengembalian dana dari bank, mereka mencoba menghubungi karyawan tersebut, tetapi pesan mereka tidak dijawab.

Pria itu kemudian menghubungi, mengatakan dia ketiduran dan akan pergi ke bank.

Namun, pada 2 Juni, ia mengajukan pengunduran dirinya dan sekarang diyakini telah menghilang.

READ  Centre Sticks To Stand Setelah Delhi Mengatakan Tidak Mengunjungi Fasilitas Karantina

Perusahaan mengambil tindakan hukum terhadap pria tersebut untuk mendapatkan kembali uang yang secara tidak sengaja ditransfer ke pria tersebut.

More from Casildo Jabbour
Pengakuan “Twitter Killer”, menewaskan 9 orang melalui media sosial dan korban mutilasi. Halaman semua
TOKYO, KOMPAS.com – Seorang pria Jepang dijuluki ” Indonesia Pembunuh “karena menghasut...
Read More
Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *