Membuat orang menangis adalah ungkapan hati anak-anak Maradona

Jakarta

Hati seorang anak akan hancur ketika dia kehilangan orang tuanya. Hal yang sama dirasakan oleh anak-anak Diego Maradona di postingan media sosial.

Maradona meninggal Rabu (25/11/2020) malam WIB di Buenos Aires akibat serangan jantung. Legenda sepak bola Argentina telah meninggal dunia pada usia 60 tahun.

Kabar meninggalnya Maradona sempat menghebohkan publik sepakbola dunia khususnya di Argentina. Ribuan orang turun ke jalan di Buenos Aires untuk memberikan penghormatan dan belasungkawa atas legenda tersebut.

Di antara sekian banyak orang yang sedih, ada anak Maradona yang merasa sangat kehilangan. Diego Armando Maradona Sinagra atau Dieguito, mengungkapkan isi hatinya setelah dua hari menahan rasa sakit kepergian ayahnya.

“Tak bisa dibayangkan betapa bahagianya aku denganmu. Aku merasa tak terkalahkan selama kamu ada di sisiku,” tulis Dieguito di akun Instagram pribadinya dengan username @diegomaradonajunior.

“Dan kau tidak bisa membayangkan betapa aku akan merindukan pelukanmu, Ayah.” Betapa saya akan merindukan duduk di sebelah Anda untuk menonton pertandingan Napoli yang kami sukai.

“Bagaimana dengan anak-anakku? Bagaimana mereka akan tumbuh tanpa kakek yang begitu penyayang? Aku berjanji bahwa mereka akan selalu berada di sisimu, bahwa mereka akan selalu berdiri untukmu, dan mereka akan selalu menepuk dada dengan bangga pada kakeknya. “

“Tunggu sampai aku datang menemuimu ketika waktunya tiba, karena aku selalu ingin kamu di sisiku.” Karena seorang anak laki-laki dengan ayahnya di sisinya tidak takut pada apapun.

“Semoga perjalananmu menyenangkan, hatiku No10. Aku sayang kamu, ”katanya.

Kita tahu bahwa Dieguito tidak bisa menemani ayahnya ke tempat peristirahatan terakhir. Menurut Football-Italy, dia dan istrinya terinfeksi virus Corona pada awal November, yang membuatnya tidak bisa terbang ke Argentina.

READ  Kilang minyak di Indonesia terbakar, menyebabkan evakuasi

Dieguito adalah anak dari Maradona yang lahir di kota Napoli pada tanggal 20 September 1986. Ia belajar sepakbola di akademi di Naples.

Perjalanan sepakbola tidak berjalan mulus. Dia kemudian beralih ke sepak bola pantai dan membela tim Sepak Bola Pantai Nasional Italia dari 2008 hingga 2011.

[Gambas:Instagram]

Tonton videonya “Fans berkumpul di luar rumah mendiang Maradona
[Gambas:Video 20detik]
(lari / knot)




Written By
More from Suede Nazar
Penerima booster di Indonesia mencapai 42,4 juta
TEMPO.CO, Jakarta – Setidaknya 42,4 juta warga negara Indonesia telah menerima ketiga...
Read More
Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *