Spesies dinosaurus baru ditemukan, hanya memiliki dua jari

KOMPAS.com – Peneliti baru saja berhasil mengungkap detail spesies dinosaurus Baru.

Dinosaurus ditunjuk Oksoko avarsan Ia memiliki paruh mirip burung beo dan ompong alias ompong.

Tapi tidak semua dinosaurus itu unik. Seperti dikutip Science Alert, Jumat (10/9/2020, penelitian yang dilakukan selama enam tahun terakhir juga menemukan hal itu O. avarsan hanya punya dua jari fungsional di tangannya.

Baca juga: Fosil bulu tertua yang diketahui milik dinosaurus ini

Pengamatan ini juga menjadi menarik karena menjelaskan evolusi keluarga dinosaurus oviraptor.

Selain itu, spesies yang kehilangan jari fungsionalnya juga mirip O. avarsan tidak pernah ditemukan.

“Penemuan O. avarsan ini menarik karena rangkanya sangat lengkap dan terawat. Tetapi yang lebih penting, kedua jarinya mengilhami kami untuk melihat bagaimana tangan dan lengan telah berubah selama evolusi oviraptors, ‚ÄĚkata Gregory Funston, ahli paleontologi di Universitas Edinburgh.

Penelitian yang dipublikasikan di Royal Society Open Science, menunjukkan tangan dan lengan makhluk itu berubah secara dramatis saat mereka bermigrasi ke Dunia Baru, yang sekarang menjadi Amerika Utara dan Gurun Gobi di Mongolia. .

Kemampuan untuk beradaptasi dengan habitat pemasok makanan yang berbeda ini kemudian ditunjukkan dengan gerakan dari tiga menjadi dua jari fungsional.

Hilangnya jari ini terjadi secara bertahap, bahkan mungkin jutaan tahun yang lalu.

“Oviraptors tampaknya melakukan diversifikasi dan hidup berdampingan dalam ekosistem Cretaceous Asia yang baru,” tambah Funston.

O. avarsan yang ditemukan oleh para peneliti sendiri dalam posisi istirahat, menunjukkan bahwa dinosaurus kemungkinan besar berkumpul dalam kelompok sosial.

Diyakini bahwa O. avarsan hidup sekitar 72 hingga 66 juta tahun yang lalu. Dinosaurus ini bisa tumbuh hingga sekitar dua meter.

READ  Ilmuwan lain lagi sibuk meneliti vaksin Covid-19, 3 penemu ini raih Nobel Fisika 2020

Baca juga: Layaknya orca, dinosaurus ini ternyata merupakan predator laut zaman Jurassic

Written By
More from Faisal Hadi

Bos Lion Air khawatir PSBB Jakarta akan berdampak penuh pada industri penerbangan

JAKARTA, KOMPAS.com – Direktur Lion Air Group Edward Sirait mengaku prihatin pengetatan...
Read More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *