Tentara Membongkar Puluhan Pria Palestina di Gaza, Israel Dikecam!

“Pria Palestina Ditangkap di Gaza, Dilucuti Pakaiannya oleh Pasukan Israel”

Baru-baru ini, video dan foto yang menghebohkan telah beredar di media sosial, menunjukkan puluhan pria Palestina yang ditangkap di Jalur Gaza dilucuti pakaiannya dan dipaksa berlutut oleh pasukan Israel. Kejadian ini telah menimbulkan keprihatinan besar di kalangan masyarakat internasional.

Komite Palang Merah Internasional (ICRC) segera merespon kejadian ini dengan menyatakan keprihatinannya. Mereka menekankan bahwa semua tahanan harus diperlakukan dengan manusiawi dan bermartabat sesuai dengan hukum humaniter internasional. Pihak ICRC mengatakan bahwa perlakuan semacam ini tidak dapat diterima dan mereka menyerukan kepada pihak yang bertanggung jawab untuk memastikan bahwa hak asasi manusia tetap dihormati.

Tidak hanya itu, beberapa tokoh penting juga angkat bicara dalam menyikapi kejadian ini. Husam Zomlot, Kepala Misi Palestina di London, menggambarkan gambar-gambar tersebut sebagai tindakan yang meremehkan dan merendahkan martabat pria-pria Palestina. Sementara itu, politisi Palestina, Hanan Ashrawi, mengecam keras tindakan Israel dan menyebutnya sebagai upaya untuk menciderai harga diri dan semangat perlawanan warga Palestina.

Reaksi internasional juga tidak terbatas pada Palestina. Menteri Luar Negeri Iran, Hossein Amirabdollahian, mengkritik Israel atas perlakuan “barbar” terhadap para tahanan dan warga yang tidak bersalah di Jalur Gaza. Ia menyebut kejadian ini sebagai pelanggaran berat terhadap hak asasi manusia dan mendesak masyarakat internasional untuk mengambil tindakan tegas terhadap Israel.

Namun, pihak Israel juga memberikan respons terkait kasus ini. Televisi lokal Israel menayangkan video yang menunjukkan anggota Hamas berlutut di jalan Gaza City dengan hanya mengenakan celana dalam. Juru bicara pemerintah Israel, Eylon Levy, menyatakan bahwa tahanan yang ditampilkan dalam video tersebut berasal dari markas kuat Hamas dan merupakan pusat gravitasinya.

READ  Manpreet Monica Singh membuat sejarah, dilantik sebagai hakim wanita Sikh pertama di AS : The Tribune India

Keaslian video tersebut sudah diverifikasi oleh Reuters, lembaga berita terkemuka. Mereka memastikan bahwa video tersebut adalah rekaman sebenarnya yang menunjukkan situasi yang tidak manusiawi yang dialami oleh para tahanan Palestina di Gaza.

Kejadian ini semakin memperburuk situasi yang sudah tegang antara Israel dan Palestina. Dengan adanya bukti-bukti yang jelas mengenai perlakuan tidak manusiawi terhadap tahanan Palestina oleh pasukan Israel, masyarakat internasional harus segera bertindak untuk menjamin hak asasi manusia dan martabat setiap individu, tanpa memandang kewarganegaraan atau latar belakang politiknya.

Written By
More from Guest Post
Top 3 Olahraga: Red Sparks Dapat Menembus 3 Besar, Saddil Ramdani Dicoret – Bolamadura
Megawati Hangestri Pertiwi, Bintang Timnas Indonesia dan Red Sparks, Bersinar dalam Piala...
Read More
Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *