Ilmuwan Ungkap Planet Merkurius Perlahan Menyusut, Apa Penyebabnya? – Bolamadura

Ilmuwan Ungkap Planet Merkurius Perlahan Menyusut, Apa Penyebabnya? – Bolamadura

Penemuan Terbaru Mengenai Aktivitas Geologis Merkurius

Merkurius, planet terdekat dengan Matahari, selalu menarik minat para astronom dan ilmuwan karena keunikan dan misterinya. Baru-baru ini, penelitian terhadap planet ini mengungkap beberapa temuan menarik mengenai evolusi geologisnya.

Salah satu hal yang membuat Merkurius menarik adalah memiliki inti yang dingin. Hal ini berdampak pada pendinginan planet ini dan mempengaruhi perkembangan geologisnya. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa permukaan Merkurius telah membentuk patahan atau sesar naik sebagai respons terhadap pendinginan ini.

Misi Mariner 10 NASA pada tahun 1974 pertama kali menunjukkan tanda-tanda penyusutan di Merkurius. Namun, wahana antariksa Messenger yang diluncurkan oleh NASA pada tahun 2004 mengungkapkan lebih banyak informasi mengenai penyusutan Merkurius. Dalam misi ini, ilmuwan menemukan banyak lereng tangga yang menunjukkan proses penyusutan.

Metode kepadatan kawah digunakan oleh para ilmuwan untuk menentukan usia lereng tangga tersebut. Meskipun sulit, beberapa petunjuk menunjukkan bahwa lereng tangga tersebut berusia sekitar tiga miliar tahun. Hubungan kompleks antara lereng tangga dan kawah-kawah hasil tumbukan juga memberikan petunjuk tentang usia lereng tersebut.

Selain itu, peneliti juga menemukan retakan kecil pada permukaan lereng yang diartikan sebagai graben. Graben ini diperkirakan berusia kurang dari 300 juta tahun. Penelitian yang dilakukan dengan bantuan gambar rinci dari wahana antariksa Messenger mengidentifikasi banyak lobate scarp dan graben di Merkurius.

Kabar baiknya, misi BepiColombo yang direncanakan akan diluncurkan pada tahun 2022 diharapkan dapat memberikan pengamatan lebih dekat pada graben dan fitur permukaan lainnya di Merkurius. Ini membuka kemungkinan untuk mendapatkan petunjuk tambahan tentang aktivitas geologis planet ini.

Penemuan-penemuan ini menunjukkan betapa pentingnya eksplorasi dan penelitian mengenai planet-planet lain di tata surya kita. Setiap temuan baru membawa kita lebih dekat untuk memahami alam semesta yang luas dan misterius.

READ  Si Penguasa Sebelum Dinosaurus - Bolamadura
Written By
More from
Vaksin mendorong “maraton, bukan lari cepat 100m”: Gouv | Berita India
NEW DELHI: Menyebut program vaksinasi Covid-19 sebagai “maraton, bukan lari cepat 100...
Read More
Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *