Penumpang bersorak saat penerbangan Air India kembali dari Ukraina

Pesawat Air India yang membawa orang India dari Ukraina mendarat di Delhi malam ini

New Delhi:

Penerbangan khusus Air India dari Ukraina yang membawa hampir 240 penumpang mendarat di Delhi malam ini, kantor berita PTI melaporkan. Pesawat Boeing 787 meninggalkan Kyiv, ibu kota Ukraina, pada pukul 6 sore dan mencapai Delhi sekitar tengah malam.

Dalam visual yang di-tweet oleh kantor berita ANI, penumpang terlihat bersorak, bertepuk tangan dan menunjukkan tanda kemenangan saat pesawat mendarat di ibu kota negara.

Ribuan orang India sedang menunggu untuk pulang dari Ukraina di tengah meningkatnya ketegangan dengan Rusia, yang Presiden Vladimir Putin telah mengakui dua daerah yang memisahkan diri di Ukraina sebagai negara merdeka.

CEO Vistara Vinod Kannan mengatakan pada hari Selasa bahwa dia tidak mempertimbangkan untuk mengoperasikan penerbangan ke Ukraina. “Saat ini kami tidak merencanakan penerbangan ke Ukraina karena keterbatasan pesawat dan alasan lainnya,” katanya kepada kantor berita PTI.

Air India, yang baru-baru ini diakuisisi oleh Tata Group, menerbangkan beberapa misi “Vande Bharat” untuk memulangkan orang India ketika penguncian COVID-19 berlaku penuh.

Seorang pejabat Kementerian Penerbangan Sipil mengatakan kepada PTI bahwa maskapai penerbangan India lainnya kemungkinan akan mengoperasikan penerbangan ke Ukraina tergantung pada permintaan.

India telah meminta warganya, termasuk pelajar yang tinggal di Ukraina, untuk kembali jika mereka tinggal di negara Eropa Timur itu “tidak dianggap penting”. Kedutaan Besar India di Ukraina mengatakan warga India harus mencari penerbangan komersial atau sewaan yang tersedia ke luar negeri di tengah ketegangan atas kemungkinan invasi Rusia.

READ  Lawan Putin yang dipenjara, Navalny, mengatakan kesehatannya memburuk

Orang India di Ukraina yang membutuhkan informasi dan bantuan juga dapat menghubungi Kementerian Luar Negeri, atau MEA, yang telah menyiapkan ruang kontrol khusus. Ada laporan orang tidak menerima tiket penerbangan awal pekan ini. Kedutaan Besar India di Ukraina memiliki saluran bantuan 24 jam.

Situasi di Ukraina terus menjadi sangat berbahaya. Anggota parlemen Rusia hari ini memberi Presiden Vladimir Putin lampu hijau untuk mengerahkan pasukan ke luar negeri, membuka jalan bagi pemimpin Rusia untuk mengirim pasukan ke Ukraina meskipun ada reaksi keras global.

Persetujuan dengan suara bulat dari majelis tinggi Rusia, Dewan Federasi, memungkinkan Putin untuk mengerahkan ‘penjaga perdamaian’ ke dua wilayah Ukraina yang memisahkan diri yang sekarang diakui oleh Moskow sebagai wilayah independen, dan berpotensi ke bagian lain Ukraina.

More from Casildo Jabbour
Diplomat Jepang menjadi viral karena memposting burung bangau origami identik selama hampir setahun
Konsul Jenderal Jepang di Seattle menarik perhatian netizen dengan postingan Instagram-nya yang...
Read More
Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *